Sidang Perdana Kasus Pemerasan K3, Noel Tolak Amnesti – Ada Partai dan Ormas Terlibat

Senin, 19 Januari 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Wamenaker, Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel. (Posnews/Net)

Eks Wamenaker, Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sidang perdana kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 yang menjerat Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel digelar di Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).

Agenda sidang pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Noel menegaskan tidak akan mengajukan abolisi maupun amnesti kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia memilih menghadapi proses hukum langsung di pengadilan.

Baca Juga :  Gengsi di Balik Segelas Kopi

Tuding Keterlibatan Partai dan Ormas

Menjelang sidang dakwaan, Noel kembali menyebut adanya keterlibatan satu partai politik dan satu ormas dalam kasus pemerasan K3.

Namun, ia belum mengungkap identitas keduanya dan berjanji akan membukanya pada sidang berikutnya.

Dalam penyidikan, KPK memperkirakan total pemerasan sertifikasi K3 yang melibatkan Noel dan 10 tersangka lain mencapai Rp201 miliar pada periode 2020–2025.

Baca Juga :  Dibalik Layar Algoritma: Siapa yang Menentukan Apa yang Layak Anda Ketahui Hari Ini?

Jaksa KPK mendakwa Noel menerima Rp70 juta, gratifikasi Rp3,3 miliar, serta satu unit Ducati Scrambler terkait pengurusan sertifikat K3.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun total pemerasan bersama terdakwa lain diperkirakan Rp6,5 miliar.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir
Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:31 WIB

Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB