JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Baznas Bazis Jakarta Pusat bersama Pemerintah Kota Jakarta Pusat menggelar layanan hapus tato gratis di pelataran Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, pada 23–24 Februari 2026.
Program ini tidak hanya menghadirkan layanan sosial, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk pemberdayaan dan pemulihan diri.
Koordinator Baznas Bazis Jakarta Pusat, Muhammad Raja Zamzami, menegaskan pihaknya mengelola dana ZIS dari para muzakki secara amanah dan transparan.
Ia menyebut, Baznas Bazis menyalurkan dana tersebut melalui program kesehatan serta pembinaan mental dan spiritual, termasuk layanan hapus tato gratis.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat memperbolehkan penggunaan dana ZIS untuk program sosial, kesehatan, dan pemberdayaan mustahik. Karena itu, Baznas Bazis Jakarta Pusat menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk nyata pelaksanaan regulasi tersebut.
Prosedur Medis dan Keamanan
Baznas Bazis menggandeng Islamic Manajemen Service dan tenaga medis profesional untuk memastikan pelayanan berjalan aman. Panitia membuka kuota hingga 1.000 peserta.
Setiap calon peserta wajib menjalani skrining kesehatan, meliputi pemeriksaan tekanan darah, riwayat penyakit kulit, serta kondisi fisik secara umum sebelum tindakan dilakukan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim medis menggunakan teknologi laser untuk memecah pigmen tinta di bawah kulit. Tenaga terlatih melakukan prosedur ini guna meminimalkan risiko infeksi, iritasi, maupun jaringan parut.
Selain itu, petugas memberikan edukasi tentang tahapan tindakan dan perawatan pascatindakan kepada seluruh peserta.
Aspek Sosial dan Psikologis
Baznas Bazis juga mengedukasi peserta mengenai pentingnya perubahan perilaku dan kesempatan memperbaiki diri.
Banyak warga mengikuti program ini sebagai bagian dari proses hijrah atau perubahan gaya hidup yang lebih baik.
Setelah tindakan, peserta menerima arahan perawatan kulit, seperti menghindari paparan sinar matahari langsung, menjaga kebersihan area tindakan, serta menggunakan salep sesuai anjuran medis.
Melalui kolaborasi ini, Baznas Bazis Jakarta Pusat tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa dana ZIS berperan strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Program ini membuktikan bahwa zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan rehabilitatif.
Dengan pendekatan edukatif, transparan, dan berbasis kesehatan, layanan hapus tato gratis tersebut memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah dalam menciptakan dampak sosial berkelanjutan. (red)
Editor : Hadwan





















