Skandal Peter Mandelson: Starmer Abaikan Peringatan Keamanan soal Hubungan Epstein

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Keir Starmer secara resmi mengabaikan peringatan dari para pejabat tinggi. Mereka mengkhawatirkan adanya “risiko reputasi” jika Starmer menunjuk Peter Mandelson sebagai Duta Besar untuk Amerika Serikat. Dokumen terbaru mengungkap adanya bukti kuat mengenai hubungan Mandelson dengan Jeffrey Epstein sebelum pengangkatan tersebut berlangsung.

Pengungkapan ini memicu pertanyaan besar mengenai penilaian politik Starmer. Prosedur pemeriksaan keamanan di tingkat tertinggi pemerintahan kini berada dalam sorotan tajam. Pihak oposisi menuduh Starmer lebih memprioritaskan kepentingan politik daripada protokol keamanan nasional.

Peringatan yang Diabaikan dan Prosedur yang Dilompati

Rilisan berkas terbaru menunjukkan bahwa Kantor Luar Negeri (FCDO) menawarkan pengarahan sangat rahasia kepada Mandelson. Padahal, ia belum menyelesaikan proses verifikasi formal. Dua pejabat senior, Jonathan Powell dan Philip Barton, secara tegas menyatakan keberatan mereka sejak awal.

Powell menilai penunjukan tersebut “sangat terburu-buru” dan melompati tahapan krusial. Pejabat senior sudah memperingatkan bahwa Mandelson tetap menjalin hubungan dengan Epstein pasca-vonis hukum tahun 2008. Namun, pembantu dekat perdana menteri justru mengeklaim bahwa mereka “puas” dengan penjelasan sepihak dari Mandelson.

Kedekatan dengan Epstein dan Cacatnya Sistem Verifikasi

Dokumen tersebut menegaskan bahwa Starmer sudah menerima peringatan tentang aktivitas Mandelson di rumah Epstein. Mandelson tetap menginap di sana meski pengadilan telah memvonis Epstein atas kasus pelecehan anak. Matthew Doyle, mantan kepala komunikasi Starmer, meyakinkan perdana menteri bahwa hubungan tersebut tidak bermasalah.

Kenyataannya, Mandelson baru memegang izin verifikasi keamanan tingkat tinggi secara formal pada akhir Januari 2025. Namun, ia sudah mulai mengakses pengarahan strategis sejak awal bulan tersebut. Banyak pihak menganggap pelanggaran protokol ini sebagai preseden berbahaya bagi kerahasiaan negara Inggris saat menangani informasi rahasia bersama sekutu.

Baca Juga :  Kampung Tanah Harapan Diresmikan di Jakut, Pemprov DKI Janji Perbaiki Fasilitas Warga

Sengketa Pesangon dan Investigasi Internal

Starmer akhirnya memecat Mandelson pada September lalu menyusul pengungkapan baru mengenai keterlibatannya dengan Epstein. Sengketa mengenai pembayaran pesangon pun muncul setelah pemecatan tersebut. Mandelson awalnya menuntut pembayaran lebih dari £500.000 dan mengancam akan menggugat pemerintah.

Pemerintah akhirnya menekan angka pembayaran tersebut menjadi £75.000 guna menghindari kegaduhan publik yang lebih besar. Pihak oposisi kini mendesak Starmer menjelaskan alasan menteri yang penuh skandal bisa mengakses informasi sensitif. Skandal ini merusak janji Starmer untuk memulihkan integritas dalam pemerintahan Inggris.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru