Tak Ada Unsur Pidana, Polda Metro Tutup Kasus Arya Daru – Bukti Kriminal Nihil

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya akhirnya menghentikan penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP).

Polisi menegaskan penghentian tersebut lantaran tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Keputusan tegas ini diambil setelah penyidik merampungkan seluruh rangkaian penyelidikan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan barang bukti, hingga pendalaman keterangan saksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memastikan hasil gelar perkara tidak mengarah pada tindak kriminal.

“Benar, penyelidikan dihentikan. Dari hasil gelar perkara, pemeriksaan barang bukti, dan keterangan saksi, tidak ditemukan adanya tindak pidana,” ujar Budi, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem dan Banjir, Polairud Polda Metro Jaya Turun Bantu Warga Pesisir

Meski demikian, kepolisian tidak menutup pintu. Perkara ini masih berpeluang dibuka kembali jika keluarga korban menyerahkan bukti baru yang sah dan kuat.

“Apabila ada bukti baru yang valid dari pihak keluarga, penyelidik akan melakukan pendalaman ulang,” tegas Budi.

Penghentian penyelidikan tersebut secara resmi tertuang dalam Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) bernomor SPPP/310/XII/2025/Ditreskrimum, yang diterbitkan pada 12 Desember 2025.

Kasus kematian Arya Daru sebelumnya menghebohkan publik setelah jasadnya ditemukan pada Selasa (8/7/2025).

Saat itu, warga melaporkan korban ditemukan dengan kepala terbungkus lakban, memicu spekulasi liar di tengah masyarakat.

Namun, berdasarkan hasil penyelidikan menyeluruh, Polda Metro Jaya menyimpulkan tidak ada keterlibatan pihak lain dalam kematian Arya Daru.

Baca Juga :  Kasus Narkoba Toraja: Propam Amankan Kasat dan Kanit, Aliran Dana Rp13 Juta Diselidiki

Kesimpulan ini diperkuat hasil pemeriksaan medis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Tim dokter menyatakan Arya Daru meninggal dunia akibat kekurangan oksigen, yang menyebabkan tubuh melemah hingga berujung kematian.

Tak hanya itu, polisi juga mengandalkan analisis lanjutan dan pemeriksaan laboratorium digital forensik. Hasilnya, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.

Penyidik juga memastikan lakban yang menutup wajah korban hanya memuat sidik jari Arya Daru. Polisi tidak menemukan jejak pihak lain yang mengarah pada tindak kriminal.

Dengan hasil tersebut, Polda Metro Jaya menegaskan perkara dihentikan dan tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan pidana.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala
Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor
Viral Pelajar Bawa Sajam di PIK, Tawuran Makin Brutal dan Pengawasan Dipertanyakan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:56 WIB

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:38 WIB

Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Berita Terbaru

Langkah baru pengembangan game Soulslike. Sutradara Xia Siyuan mendirikan studio Chengdu Indolphinity guna menggarap sekuel Wuchang: Fallen Feathers bersama 505 Games. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Penerbit 505 Games Resmi Mengumumkan Sekuel Wuchang

Jumat, 31 Jul 2026 - 06:03 WIB

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB