Timnas Indonesia U-17 Catat Sejarah Manis di Piala Dunia, Nova Arianto: Ini Baru Awal

Selasa, 11 November 2025 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia U-17 bungkam Honduras 2-1 di laga terakhir Piala Dunia U-17 2025 Qatar. (AFC)

Timnas Indonesia U-17 bungkam Honduras 2-1 di laga terakhir Piala Dunia U-17 2025 Qatar. (AFC)

DOHA, POSNEWS.CO.ID – Laga hidup mati yang ditunjukkan Timnas Indonesia U-17 melawan Honduras patut mendapat apresiasi. Sejak menit awal,  Evandra Florasta dan kawan-kawan bermain pantang menyerah hingga membuahkan hasil manis.

Tangis haru dan rasa bangga menyelimuti pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, usai anak asuhnya mencatat sejarah dengan meraih kemenangan perdana di ajang Piala Dunia U-17 2025.

Tim muda Garuda Asia tampil menggila dengan menumbangkan Honduras U-17 2-1 dalam laga terakhir Grup H di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, Senin (10/11/2025) malam WIB.

Dua gol kemenangan dicetak Evandra Florasta (52’, penalti) dan Fadly Alberto (72’). Honduras hanya mampu memperkecil lewat Luis Suazo (54’, penalti).

Baca Juga :  Jelang Duel Panas Indonesia U-22 vs Filipina SEA Games 2025, Indra Sjafri Pasang Alarm Waspada

Kemenangan bersejarah ini menjadi tiga poin pertama Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Dunia U-17.

Sebelumnya, Garuda Muda gagal menang di edisi 2023 saat menjadi tuan rumah dan sempat kalah di dua laga awal Piala Dunia U-17 2025 melawan Zambia (1-3) dan Brasil (0-4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan mata berkaca-kaca, Nova Arianto mengaku bersyukur dan bangga. Ia menilai kemenangan ini adalah bukti kerja keras generasi muda Indonesia.

“Puji Tuhan, saya sangat bersyukur bisa mengawal pemain-pemain muda ini. Mereka berjuang luar biasa dan menciptakan sejarah bagi sepak bola Indonesia,” ujar Nova selepas laga kontra Honduras, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-22 Diuntungkan Usai Kamboja Mundur dari SEA Games 2025 Thailand

Namun, Nova tidak ingin euforia kemenangan membuat anak asuhnya terlena. Ia menegaskan, kemenangan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang mereka menuju Timnas U-20 dan senior.

“Saya minta mereka jangan cepat puas. Setelah ini, mereka akan naik kelas. Pengalaman di Piala Dunia ini harus jadi modal berharga untuk masa depan,” tegas mantan pemain Persib Bandung itu. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB