Tiongkok Bebas Visa: Era Baru Pengelana Muda Inggris dan Kanada

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diplomasi infrastruktur dan mineral. Beijing mempererat cengkeraman ekonomi atas Korea Utara untuk mengimbangi pengaruh Rusia serta bersiap menghadapi negosiasi baru dengan Donald Trump. Dok: Istimewa.

Diplomasi infrastruktur dan mineral. Beijing mempererat cengkeraman ekonomi atas Korea Utara untuk mengimbangi pengaruh Rusia serta bersiap menghadapi negosiasi baru dengan Donald Trump. Dok: Istimewa.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Tiongkok secara resmi membuka pintu bagi warga negara Inggris dan Kanada melalui kebijakan bebas visa masuk. Peraturan baru ini memungkinkan pemegang paspor dari kedua negara tersebut untuk menetap di Tiongkok hingga 30 hari tanpa memerlukan dokumen tambahan.

Keputusan strategis ini menyusul pertemuan tingkat tinggi antara Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan kepemimpinan Tiongkok pada Januari lalu. Kedua negara sepakat untuk melonggarkan aturan perjalanan guna mempererat hubungan antarmasyarakat dan ekonomi hingga akhir tahun 2026.

Pergeseran Demografi: Dari Tur Grup ke “Backpacker”

Pakar perjalanan, Simon Calder, menyatakan bahwa kebijakan ini akan mengubah lanskap pariwisata Tiongkok secara signifikan. Selama ini, mayoritas turis Inggris dan Kanada di Tiongkok berasal dari kalangan lansia yang mengikuti paket tur terorganisir.

“Dahulu, persyaratan visa yang rumit membuat banyak orang muda lebih memilih berkonsentrasi di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, atau Kamboja,” ujar Calder kepada CGTN. Ia meyakini bahwa kemudahan prosedur ini akan memicu gelombang minat besar dari pengelana independen generasi muda. Kelompok ini cenderung memilih durasi perjalanan yang lebih lama dan eksplorasi yang lebih mendalam dibandingkan turis konvensional.

Baca Juga :  BNPB Perpanjang Pencarian Korban Longsor Pandanarum, Total Korban 12 Jiwa

Panduan Destinasi: Dari Shanghai hingga Hainan

Beijing dan Shanghai tetap menjadi magnet utama bagi para pendatang baru. Calder menjuluki Shanghai sebagai salah satu kota paling luar biasa di dunia yang wajib dikunjungi. Namun, fleksibilitas tanpa visa memberikan peluang bagi pelancong untuk melihat sisi lain Tiongkok.

Destinasi yang kini masuk dalam radar pengelana mandiri antara lain:

  • Xi’an: Lokasi bersejarah untuk menyaksikan kemegahan Prajurit Terakota (Terracotta Warriors).
  • Guilin: Wilayah selatan yang terkenal sebagai “surga” bagi para backpacker karena pemandangan alamnya yang ikonik.
  • Qingdao: Resor tepi laut yang menawarkan pengalaman bersantai yang unik.
  • Pulau Hainan: Kawasan resor besar yang diprediksi akan menjadi primadona baru bagi wisatawan asal Inggris.
Baca Juga :  Kanal Erie: Ide Gila yang Mengubah New York

Keajaiban Jaringan Kereta Cepat

Selain akses masuk yang mudah, infrastruktur transportasi domestik Tiongkok menjadi faktor pendukung utama. Calder menyoroti jaringan kereta api cepat Tiongkok yang sangat mengesankan sebagai kunci kemudahan mobilisasi antar-provinsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menjelajahi Tiongkok akan menjadi bagian dari kegembiraan itu sendiri berkat kereta cepatnya,” tambah Calder. Ia sendiri berencana segera bertolak ke Tiongkok minggu depan untuk menguji aturan bebas visa tersebut secara langsung. Destinasi pertamanya adalah Chengdu di wilayah barat, sebuah kota yang terkenal dengan pusat konservasi panda dan kekayaan kulinernya.

Kebijakan ini mengirimkan sinyal jelas bahwa Tiongkok ingin memperkuat sektor pariwisatanya di panggung global. Dengan hanya menunjukkan paspor di pintu kedatangan, pengelana kini bisa langsung menikmati keragaman kota, pedesaan, hingga kelezatan kuliner Tiongkok tanpa hambatan birokrasi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek & Kota Besar Hari Ini: Hujan Ringan – Lebat, Waspada Angin Kencang
Maling Spesialis Alfamart Ngamuk di Tanjung Priok, Todong Sajam Saat Kepergok Warga
Polda Jabar Razia Truk Sumbu Tiga di Sumedang, 85 Kendaraan Melanggar Terjaring
KAI Tambah 19 Kereta Api Jarak Jauh Mudik Lebaran 2026 dari Gambir dan Pasar Senen
Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok
Perebutan Dominasi Chip Semikonduktor: Geopolitik Teknologi yang Menentukan Masa Depan
Diplomasi Iklim di Ujung Tanduk: Mengapa Komitmen Net-Zero Terhambat Kepentingan Nasional?
Teror di Amsterdam: Ledakan di Sekolah Yahudi Picu Kekhawatiran Global atas Anti-Semitisme

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 03:14 WIB

Cuaca Jabodetabek & Kota Besar Hari Ini: Hujan Ringan – Lebat, Waspada Angin Kencang

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:07 WIB

Maling Spesialis Alfamart Ngamuk di Tanjung Priok, Todong Sajam Saat Kepergok Warga

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:43 WIB

Polda Jabar Razia Truk Sumbu Tiga di Sumedang, 85 Kendaraan Melanggar Terjaring

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:20 WIB

KAI Tambah 19 Kereta Api Jarak Jauh Mudik Lebaran 2026 dari Gambir dan Pasar Senen

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:04 WIB

Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok

Berita Terbaru