Dari Papua Tengah, Pigai Nyalakan Semangat Kemerdekaan dan Persatuan

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri HAM Natalius Pigai mengikuti Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire. (Posnews/Ist)

Menteri HAM Natalius Pigai mengikuti Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire. (Posnews/Ist)

NABIRE, POSNEWS.CO.ID – Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema dari Tanah Papua.

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengikuti Upacara Bendera di Lapangan Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin (17/8/2026).

Kehadiran Pigai tidak sekadar mengikuti upacara. Ia membawa pesan bahwa kemerdekaan harus hadir dan dirasakan seluruh rakyat, dari Sabang hingga Merauke, termasuk masyarakat di wilayah Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pigai menegaskan kemerdekaan harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan, menjaga perdamaian, sekaligus memastikan setiap warga memperoleh hak dan perlakuan yang adil.

“Semangat upacara kemerdekaan itu harus dirasakan di seluruh Indonesia. Seluruh pejabat maupun rakyat harus bersatu dari Sabang sampai Merauke,” ujar Pigai, Senin (17/8/2026).

Baca Juga :  Hari ke-9 Pencarian, SAR Angkat 5 Body Part Baru di Longsor Cisarua

Kemerdekaan Bukan Sekadar Upacara

Menurut Pigai, peringatan HUT ke-81 RI tidak boleh berhenti pada seremoni.

Sebaliknya, momentum kemerdekaan harus mendorong seluruh elemen bangsa memperkuat kebersamaan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, ia mengajak pemerintah dan masyarakat membangun kehidupan yang adil, damai, aman, dan bermartabat.

Pesan tersebut semakin penting bagi daerah yang menghadapi tantangan geografis, sosial, maupun keamanan.

Pemerintah, kata Pigai, harus memastikan masyarakat di wilayah tersebut tetap memperoleh perlindungan dan pelayanan yang layak.

P5HAM Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Pigai juga menekankan pentingnya menjalankan prinsip penghormatan, perlindungan, penegakan, pemenuhan, dan pemajuan HAM (P5HAM).

Menurutnya, komitmen tersebut harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Dengan begitu, kemerdekaan tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan warga.

Baca Juga :  Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Hak masyarakat harus terlindungi, martabat manusia harus dihormati, dan keadilan harus mendapatkan ruang yang sama di setiap daerah.

Papua Bagian Utuh dari Indonesia

Pigai juga mengajak seluruh masyarakat memperkuat persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kehadirannya di Papua Tengah memiliki makna tersendiri karena daerah tersebut merupakan tanah kelahirannya.

Dari Nabire, ia menegaskan masyarakat Papua memiliki peran penting dalam perjalanan dan masa depan Indonesia.

Semangat tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan merupakan milik seluruh rakyat Indonesia.

Karena itu, perbedaan wilayah, budaya, dan kondisi sosial tidak boleh menjadi alasan untuk menjauhkan masyarakat satu sama lain.

Dari Tanah Papua, pesan kemerdekaan pun kembali bergema: Indonesia kuat ketika rakyatnya bersatu, saling menghormati, menjaga perdamaian, dan bersama-sama memperjuangkan kehidupan yang adil serta bermartabat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:24 WIB

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB