Tragedi Gunung Slamet, Syafiq Ridhan Ali Razan Tewas 2 Minggu Lalu Akibat Hipotermia

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaki Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan Tewas di Gunung Slamet. (Posnews/Basarnas)

Pendaki Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan Tewas di Gunung Slamet. (Posnews/Basarnas)

PURBALINGGA, POSNEWS.CO.ID – Tim forensik RSUD Goeteng Tarunadibrata dan Dokkes Polres Purbalingga memastikan Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki asal Magelang, tewas di Gunung Slamet akibat hipotermia.

Jenazah korban sebelumnya dievakuasi tim SAR gabungan dari puncak Gunung Slamet, kemudian dibawa ke RSUD Goeteng Tarunadibrata untuk visum luar.

Proses pemeriksaan melibatkan dokter rumah sakit, tim Dokkes, dan Inafis Polres Purbalingga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ayah korban mendampingi sejak evakuasi hingga pemeriksaan visum. Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian Syafiq, sehingga hanya dilakukan visum ringan.

Baca Juga :  Insentif Guru Honorer 2025 Cair Mulai Agustus, Simak Syarat dan Cara Cek di Info GTK

Hasil visum memastikan korban meninggal sekitar 15 hari sebelum ditemukan. Dokter Gunawan mengatakan:

“Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar dua minggu lalu karena hipotermia,” ujar Gunawan, Kamis (15/1/2026).

Proses visum berlangsung satu jam. Setelah itu, jenazah dimandikan dan diberangkatkan ke rumah duka di Magelang dengan pengawalan Polres Purbalingga.

Syafiq mendaki Gunung Slamet bersama rekannya Himawan melalui Basecamp Dipajaya, Pemalang, pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Modus Haji Instan, Jamaah Dikirim Pakai Visa Tenaga Kerja

Tim SAR gabungan menemukan Himawan, rekan pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan, selamat pada Senin, 29 Desember 2025, di sekitar Pos 9 Gunung Slamet. Sementara itu, Syafiq dinyatakan hilang, dan pencarian pun segera dilakukan.

Setelah lebih dari dua pekan pencarian, jenazah Syafiq akhirnya ditemukan pada Rabu, 14 Januari 2026, di jurang kedua lereng Pos 7 jalur pendakian Gunung Slamet, wilayah Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maut Mengintai di Balik Kabut Asap Sampit, 2 Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk
Terapis Pijat Panggilan Mengaku Dianiaya dan Diperas di Kamar Kontrakan Jakpus
Dua Pegawai Dapur MBG Sumenep Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Disita Polisi
54 Ton Batu Mineral dan 320 Kg Sisik Trenggiling, Polda Metro Ungkap 5 Kasus
Ruko di Pidie Jadi Pabrik Sabu 1,2 Ton, Jejak Jaringan Lintas Negara Terkuak
Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk
Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC
Kapal Diduga Matikan AIS Selama 3 Hari, 1,16 Ton Ketamin Disita di Sumut

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Maut Mengintai di Balik Kabut Asap Sampit, 2 Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Terapis Pijat Panggilan Mengaku Dianiaya dan Diperas di Kamar Kontrakan Jakpus

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Dua Pegawai Dapur MBG Sumenep Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Disita Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:12 WIB

54 Ton Batu Mineral dan 320 Kg Sisik Trenggiling, Polda Metro Ungkap 5 Kasus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Ruko di Pidie Jadi Pabrik Sabu 1,2 Ton, Jejak Jaringan Lintas Negara Terkuak

Berita Terbaru

Intelijen AS mengungkap kampanye disinformasi Rusia berbasis AI yang menyasar kandidat Partai Demokrat menjelang pemilu sela AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Intelijen AS Buka Suara Soal Kampanye Disinformasi Rusia

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:17 WIB