NGAWI, POSNEWS.CO.ID – Keheningan malam di Jalan Raya Ngawi–Padas berubah menjadi duka mendalam. Seorang pelajar perempuan bernama Ferika Trianjani (17) meninggal dunia secara tragis, Kamis (20/11/2025) malam.
Insiden maut ini bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AE 4897 JBE. Mulanya, ia melaju santai dari arah selatan menuju utara di Desa Munggut, Kecamatan Padas.
Nahas, ia tidak menyadari keberadaan “jebakan” mematikan di depannya. Sebuah truk tronton berpelat N 8299 UA berhenti tepat di tengah jalan. Sutikno (52), pengemudi truk asal Malang, memarkir kendaraannya karena mogok.
Kelalaian Fatal di Tengah Kegelapan
Sayangnya, Sutikno melakukan kelalaian fatal. Ia sama sekali tidak memasang segitiga pengaman ataupun menyalakan lampu hazard sebagai tanda darurat. Akibatnya, keberadaan truk raksasa itu menjadi samar di tengah minimnya penerangan jalan.
Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, membenarkan fakta tersebut. Saksi di lokasi kejadian mengaku tidak melihat adanya tanda peringatan apa pun di sekitar truk.
“Pengemudi tidak memasang tanda bahaya ataupun rambu peringatan. Oleh karena itu, korban tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar,” tegas Plantika, Jumat (21/11/2025) pagi.
Tanpa ampun, motor korban menghantam bagian depan kiri truk dengan sangat keras. Seketika, benturan itu membuat korban terpental dan mengalami luka berat hingga tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Luka Parah dan Upaya Penyelamatan
Warga dan petugas kepolisian segera mengevakuasi tubuh korban. Tim medis lantas melarikan Ferika ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk mendapatkan pertolongan.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Korban mengalami luka robek pada dahi dan pipi, patah tulang hidung, serta pendarahan hebat dari mulut dan telinga. Selain itu, dokter juga menemukan jejas trauma pada bagian dadanya.
Namun, takdir berkata lain. Nyawa pelajar malang itu tidak tertolong meski tim dokter telah berupaya maksimal. Pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia tak lama setelah tiba.
Kini, polisi bertindak tegas. Mereka telah mengamankan Sutikno beserta kendaraan yang terlibat guna penyelidikan lebih lanjut.
“Kami telah mengamankan sopir truk dan sejumlah saksi untuk mengusut perkara ini,” pungkas Plantika.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia


















