Tragedi Jalan Gelap di Ngawi: Truk Mogok Tanpa Tanda Bahaya Renggut Nyawa Pelajar 17 Tahun

Jumat, 21 November 2025 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Kelalaian sopir truk berujung petaka. Seorang pelajar 17 tahun tewas usai menabrak truk mogok yang tidak memasang lampu hazard di jalan gelap Ngawi. Dok; Istimewa.

Ilustrasi, Kelalaian sopir truk berujung petaka. Seorang pelajar 17 tahun tewas usai menabrak truk mogok yang tidak memasang lampu hazard di jalan gelap Ngawi. Dok; Istimewa.

NGAWI, POSNEWS.CO.ID – Keheningan malam di Jalan Raya Ngawi–Padas berubah menjadi duka mendalam. Seorang pelajar perempuan bernama Ferika Trianjani (17) meninggal dunia secara tragis, Kamis (20/11/2025) malam.

Insiden maut ini bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AE 4897 JBE. Mulanya, ia melaju santai dari arah selatan menuju utara di Desa Munggut, Kecamatan Padas.

Nahas, ia tidak menyadari keberadaan “jebakan” mematikan di depannya. Sebuah truk tronton berpelat N 8299 UA berhenti tepat di tengah jalan. Sutikno (52), pengemudi truk asal Malang, memarkir kendaraannya karena mogok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelalaian Fatal di Tengah Kegelapan

Sayangnya, Sutikno melakukan kelalaian fatal. Ia sama sekali tidak memasang segitiga pengaman ataupun menyalakan lampu hazard sebagai tanda darurat. Akibatnya, keberadaan truk raksasa itu menjadi samar di tengah minimnya penerangan jalan.

Baca Juga :  Belasan Ribu Nelayan SNI Gelar Aksi Damai di Istana 18 Desember 2025, Tuntut Kebijakan Pro-Nelayan

Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, membenarkan fakta tersebut. Saksi di lokasi kejadian mengaku tidak melihat adanya tanda peringatan apa pun di sekitar truk.

“Pengemudi tidak memasang tanda bahaya ataupun rambu peringatan. Oleh karena itu, korban tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar,” tegas Plantika, Jumat (21/11/2025) pagi.

Tanpa ampun, motor korban menghantam bagian depan kiri truk dengan sangat keras. Seketika, benturan itu membuat korban terpental dan mengalami luka berat hingga tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Luka Parah dan Upaya Penyelamatan

Warga dan petugas kepolisian segera mengevakuasi tubuh korban. Tim medis lantas melarikan Ferika ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk mendapatkan pertolongan.

Baca Juga :  Seleksi PPIH 2026 Dimulai 8 Desember, Cek Syarat, Formasi, dan Jadwal Pendaftaran

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Korban mengalami luka robek pada dahi dan pipi, patah tulang hidung, serta pendarahan hebat dari mulut dan telinga. Selain itu, dokter juga menemukan jejas trauma pada bagian dadanya.

Namun, takdir berkata lain. Nyawa pelajar malang itu tidak tertolong meski tim dokter telah berupaya maksimal. Pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia tak lama setelah tiba.

Kini, polisi bertindak tegas. Mereka telah mengamankan Sutikno beserta kendaraan yang terlibat guna penyelidikan lebih lanjut.

“Kami telah mengamankan sopir truk dan sejumlah saksi untuk mengusut perkara ini,” pungkas Plantika.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah Sejak Pagi, Hujan Petir Mengintai Sore Hari
Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab
Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump
Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai
Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech
Bantai Tunisia Empat-Nol: Samurai Blue Selangkah Lagi
BGN Evaluasi Motor Listrik, Laptop hingga CCTV untuk Efisiensi Anggaran 2026
Patung Kuda Bakal Dipadati Massa, 50 Ribu Orang Siap Dukung Program MBG

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 06:23 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah Sejak Pagi, Hujan Petir Mengintai Sore Hari

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:53 WIB

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:44 WIB

Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:28 WIB

Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech

Berita Terbaru

Klaim sabotase di Washington. Presiden Donald Trump menuduh perusak merusak lapisan cat baru Reflecting Pool yang kini mengelupas dan berlumut hijau. Dok: REUTERS/Christian Hartmann

INTERNASIONAL

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab

Minggu, 21 Jun 2026 - 21:53 WIB

Keretakan aliansi sayap kanan. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengecam keras klaim sepihak Donald Trump mengenai foto bersama di KTT G7 Evian. Dok: (Ludovic MARIN/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump

Minggu, 21 Jun 2026 - 20:49 WIB

Terobosan di meja perundingan. Amerika Serikat dan Iran resmi mempublikasikan draf kesepakatan damai sementara guna mengakhiri perang dan memulihkan ekonomi dunia. Dok: REUTERS/Stringer

INTERNASIONAL

Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:44 WIB

Kebangkitan robotika Eropa. Berbagai startup Eropa memamerkan inovasi robot humanoid di pameran Vivatech guna mengurangi ketergantungan pada dominasi manufaktur Tiongkok. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:28 WIB