Tragedi Sekolah Gading Serpong, Polisi Periksa Penjaga Sekolah, Guru dan CCTV

Kamis, 6 November 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

TANGSEL, POSNEWS.CO.ID Penyebab kematian pelajar SMP di Gading Serpong hingga kini masih misteri. 

Kepolisian terus mendalami kematian tragis siswa NCA (13) yang tewas jatuh dari lantai 8 sekolah di Gading Serpong, Kelapa Dua, Tangerang Selatan.

Sejumlah guru dan petugas sekolah sudah diperiksa sebagai saksiSementara guru dan penjaga sekolah sudah diperiksa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Kamis (7/11/2025).

Budi menjelaskan bahwa penyelidikan kasus kematian korban masih berjalan. Polisi juga telah mengamankan rekaman CCTV untuk dijadikan bukti.

Baca Juga :  Guru SDK Pamulang Dilaporkan Orang Tua Murid, Polisi Buka Peluang Damai

“CCTV sudah diamankan penyidik Polres Tangsel untuk dianalisis lebih lanjut,” ujarnya.

Detik-detik Korban Terjatuh

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan, korban diduga terjatuh dari lantai 8 balkon luar sekolah di kawasan Pakulonan Barat, Gading Serpong, pada Senin (3/11/2025) pagi.

Benar, korban jatuh dari lantai 8 dan menimpa kanopi di pintu kedatangan. Selanjutnya korban dibawa pihak sekolah ke rumah sakit,” jelas Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP Agil.

Baca Juga :  Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah

Polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi insiden.

“Hasil cek TKP dan keterangan saksi menunjukkan kejadian berlangsung pada Senin, 3 November 2025, sekitar pukul 07.13 WIB,” tambah AKP Agil.

Hingga kini, penyebab jatuhnya korban belum diketahui. Kasus ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Tangerang Selatan untuk memastikan kronologi dan faktor penyebabnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB