Tragis! Pria yang Lerai Tawuran di Cipinang Tewas Tertemper Kereta

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, bentrok warga. (Posnews/ist)

Ilustrasi, bentrok warga. (Posnews/ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tawuran dua kelompok warga di kawasan Cipinang Muara, Jakarta Timur, berujung maut.

Seorang pria bernama Nur Hasan tewas tertemper kereta api saat berusaha melerai bentrokan antarwarga pada Selasa (5/5/2026) petang.

Bentrok terjadi sekitar pukul 18.19 WIB di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tawuran melibatkan kelompok warga Kebon Singkong dan warga Cipinang Jagal RW 010.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkap bentrokan dipicu aksi provokasi salah satu kelompok.

“Sekitar pukul 18.02 WIB, kelompok Kebon Singkong menembakkan petasan ke arah warga Jagal RW 010 Cipinang sehingga memicu bentrokan,” kata Budi, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga :  Cuaca Jakarta 29 Agustus 2026 Cerah, Suhu Tembus 34°C

Korban Berusaha Lerai Tawuran

Di tengah situasi mencekam itu, Nur Hasan berupaya menghentikan bentrokan agar tidak semakin meluas.

Korban bahkan meminta warga RW 010 agar tidak terpancing serangan dari kelompok lawan dan segera masuk ke rumah masing-masing.

Namun nahas, saat berusaha menenangkan situasi, korban berdiri di area rel kereta api.

Saat korban berada di tengah rel, dua kereta melintas hampir bersamaan dari arah Jakarta menuju Bekasi dan jalur Jawa.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta 1 September 2025: Cerah hingga Hujan Ringan

Korban pun tertemper hingga tewas di lokasi kejadian.

Warga menemukan korban dalam kondisi tergeletak di sekitar rel. Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Polisi Imbau Warga Tahan Diri

Polisi kini menyelidiki pemicu tawuran dan memburu pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut.

Selain itu, polisi mengimbau warga tidak mudah terprovokasi dan menjaga situasi tetap kondusif.

Masyarakat juga diminta segera menghubungi layanan darurat Polri 110 jika menemukan gangguan keamanan di lingkungan sekitar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya
Polisi Gerebek Kos di Kampung Bahari, Bandar dan 4 Pengguna Sabu Ditangkap
Pulang dari Perantauan Demi Memilih, Partisipasi Pilkades Bekasi Capai 95 Persen
Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi
Cuaca Jabodetabek Senin 21 September, Hujan Berpotensi Turun
Pilkades Bekasi 2026 Kondusif, 12.261 Personel Kawal hingga Penghitungan Suara
Pilkades Serentak Bekasi Digelar di 154 Desa, TPS Digital Jadi Sorotan
OMC Jakarta Diperpanjang hingga 22 September, BMKG Ungkap Fenomena Kelvin

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:50 WIB

Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya

Senin, 21 September 2026 - 09:54 WIB

Pulang dari Perantauan Demi Memilih, Partisipasi Pilkades Bekasi Capai 95 Persen

Senin, 21 September 2026 - 08:47 WIB

Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi

Senin, 21 September 2026 - 06:08 WIB

Cuaca Jabodetabek Senin 21 September, Hujan Berpotensi Turun

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Pilkades Bekasi 2026 Kondusif, 12.261 Personel Kawal hingga Penghitungan Suara

Berita Terbaru

KPK menemukan petunjuk dugaan aliran uang dalam kasus HGB Summarecon.

NASIONAL

KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon

Senin, 21 Sep 2026 - 18:13 WIB