Pengakuan Taufik Hidayat: Alkohol dan Pertengkaran Picu Penyekapan Pacar di Bandung

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka Taufik Hidayat digiring anggota Polda Jawa Barat setelah ditangkap di Majalaya, Kabupaten Bandung. (Posnews/Ist)

Tersangka Taufik Hidayat digiring anggota Polda Jawa Barat setelah ditangkap di Majalaya, Kabupaten Bandung. (Posnews/Ist)

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya buka suara setelah ditangkap Polda Jawa Barat.

Dalam pemeriksaan, Taufik mengaku sering mengonsumsi minuman keras dan terlibat pertengkaran dengan korban sebelum melakukan aksi kekerasan.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengungkapkan tersangka mengakui seluruh perbuatannya dan menyatakan penyesalan atas tindakan yang telah dilakukannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang bersangkutan mengakui perbuatannya dan menyampaikan penyesalan. Dia mengaku melakukan tindakan tersebut di bawah pengaruh alkohol,” kata Rudi di Mapolda Jabar, Rabu (24/6/2026).

Menurut pengakuan tersangka, pertengkaran yang terus berulang dengan korban kerap berujung pada tindakan kekerasan fisik.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini 11 Juli 2026: Cerah Seharian, Siang Terik

Pelarian Berakhir di Majalaya

Pelarian Taufik akhirnya berakhir di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung. Polisi berhasil melacak keberadaannya setelah memantau sejumlah aktivitas transaksi yang dilakukan tersangka.

Sebelumnya, Taufik sempat berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pengejaran petugas. Bahkan, ia mengaku sempat melarikan diri ke Tangerang.

Namun, upaya itu tidak berlangsung lama. Rasa takut dan curiga terhadap lingkungan sekitar membuatnya kembali ke Jawa Barat hingga akhirnya bersembunyi di rumah kerabatnya di Majalaya.

“Tersangka sempat ke Tangerang. Namun dia merasa tidak aman, bingung harus ke mana, lalu kembali ke Jawa Barat hingga akhirnya ditemukan di Majalaya,” ujar Rudi.

Tes Narkoba Negatif

Setelah ditangkap, polisi membawa Taufik ke Polsek Majalaya untuk menjalani pemeriksaan awal sebelum memindahkannya ke Gedung Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat.

Baca Juga :  Warga Halmahera Utara Serahkan 16 Senpi Ilegal dan 138 Amunisi ke Polisi

Selain memeriksa dugaan tindak pidana yang dilakukan, penyidik juga melakukan tes kesehatan dan tes urine terhadap tersangka.

Hasil pemeriksaan menunjukkan Taufik negatif narkoba. Meski demikian, ia mengaku sempat mengonsumsi minuman keras sebelum ditangkap.

Ditempatkan di Sel Khusus

Untuk alasan keamanan dan pengawasan, penyidik menempatkan Taufik di sel khusus yang dilengkapi kamera pengawas (CCTV) selama 24 jam.

Polisi juga memastikan kondisi kesehatan tersangka dalam keadaan stabil selama menjalani proses hukum.

“Kami menempatkan tersangka di sel khusus yang diawasi CCTV selama 24 jam dan berada dalam pengawasan petugas,” tegas Rudi.

Sementara itu, penyidik terus mendalami kasus tersebut, termasuk menggali motif, kronologi kekerasan, serta dampak yang dialami korban selama menjalani penyekapan dan penganiayaan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film
481 Siswa Dramaga Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bogor Ambil Langkah Ini
Vila di Bali Diduga Jadi Markas Pinjaman Daring, 17 WNA Diamankan Imigrasi
Kopassus Klarifikasi Kematian Letda Jihad, Insiden di Gudang Senjata Diusut Denpom
Baru 2 Hari Kenal di Facebook, Ibu di Jember Dianiaya, Motor dan Emas Raib
Korban Sempat Berteriak Stop, Sudah! Pria di Batam Tewas 25 Luka Tusukan
Detik-Detik Romli Melawan Buaya yang Menerkam Kakinya Saat Mencari Ikan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

481 Siswa Dramaga Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bogor Ambil Langkah Ini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Vila di Bali Diduga Jadi Markas Pinjaman Daring, 17 WNA Diamankan Imigrasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Kopassus Klarifikasi Kematian Letda Jihad, Insiden di Gudang Senjata Diusut Denpom

Berita Terbaru