Trump Sebut Terorisme, Walikota Sebut Sampah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rekaman penembakan fatal Renee Nicole Good beredar. Gedung Putih klaim bela diri, pejabat lokal Minneapolis tuduh narasi pusat menyesatkan. Dok: Istimewa.

Rekaman penembakan fatal Renee Nicole Good beredar. Gedung Putih klaim bela diri, pejabat lokal Minneapolis tuduh narasi pusat menyesatkan. Dok: Istimewa.

MINNEAPOLIS, POSNEWS.CO.ID – Sebuah video berdurasi 47 detik kini menjadi pusat badai politik di Amerika Serikat. Rekaman tersebut memperlihatkan detik-detik sebelum seorang agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) menembak mati Renee Nicole Good di Minneapolis pada hari Rabu.

Agen itu sendiri merekam video tersebut dan Alpha News memperolehnya. Rekaman ini menunjukkan Good duduk di belakang kemudi mobilnya, berbicara dengan petugas. Di kursi belakang, seekor anjing terlihat tenang. Sementara itu, istrinya, Becca Good, tampak merekam interaksi tersebut dari jalan.

Namun, dalam hitungan detik, situasi yang tenang berubah kacau. Good memajukan mobilnya; suara tembakan meletus, dan mobil itu oleng menuruni jalan sebelum menabrak sisi jalan. Petugas yang menembak, Jonathan Ross, terlihat tetap berdiri meski pejabat federal kemudian menyatakan ia terluka dan menerima perawatan di rumah sakit.

Narasi yang Bertabrakan Keras

Rilisnya video ini memicu perang klaim yang tajam antara Washington dan pejabat lokal. Wakil Presiden JD Vance segera membagikan klip tersebut di media sosial, menegaskan bahwa agen Ross bertindak dalam pembelaan diri.

Presiden Donald Trump melangkah lebih jauh. Di Gedung Putih, ia melabeli tindakan Good sebagai bagian dari “terorisme domestik”. Trump mengklaim Good mencoba menabrak agen tersebut setelah memblokir jalan. “Kami akan selalu melindungi ICE dan patroli perbatasan,” tegasnya.

Sebaliknya, Walikota Minneapolis Jacob Frey meradang. Berdasarkan rekaman video yang sama, ia menyebut akun kejadian versi Trump sebagai “sampah”. Frey menilai narasi Gedung Putih tidak sesuai dengan fakta visual di lapangan.

Duka Keluarga dan Protes Jalanan

Di tengah hiruk-pikuk politik, keluarga korban berduka. Becca Good menggambarkan pasangannya sebagai ibu dari tiga anak yang “kebaikan hatinya memancar keluar”. Ia menegaskan bahwa mereka hanya berusaha membantu tetangga saat penembakan terjadi.

“Kami membesarkan putra kami untuk percaya bahwa kita semua pantas mendapatkan belas kasih dan kebaikan,” ujar Becca pilu.

Baca Juga :  Fakta Terbaru Ledakan SMAN 72 Jakarta: Pelaku 17 Tahun, Empat Korban Dioperasi

Kematian Good memicu kemarahan komunitas. Akibatnya, demonstran menggelar protes malam kedua pada hari Kamis. Situasi yang memanas memaksa Gubernur Minnesota Tim Walz mengaktifkan Garda Nasional negara bagian untuk mengamankan jalannya aksi.

Tarik Ulur Kewenangan Investigasi

Ketegangan tidak hanya terjadi di jalanan, tetapi juga di koridor hukum. Pejabat negara bagian Minnesota berusaha meluncurkan penyelidikan independen mereka sendiri.

Jaksa wilayah Hennepin, Mary Moriarty, dan Jaksa Agung Negara Bagian Keith Ellison mengumumkan inkuiri setelah Biro Penangkapan Kriminal Minnesota melaporkan bahwa FBI membatalkan janji investigasi bersama. Gubernur Walz menuduh pemerintahan Trump sengaja memblokir pejabat negara bagian. Wakil Presiden Vance lantas menepis tuduhan tersebut dengan alasan yurisdiksi federal.

Insiden ini kembali menyorot peran ICE yang semakin ekspansif di bawah pemerintahan Trump. Meskipun pemerintah membentuknya pasca-9/11 untuk kontraterorisme, wewenang ICE dalam penegakan imigrasi di tingkat komunitas lokal sering kali memicu gesekan keras dengan penduduk setempat.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan
Polda Metro Periksa Kertas, Tinta hingga Watermark dalam Kasus Ijazah Jokowi
Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI
Frans Antony Tumbang, Polri Selangkah Lagi Bongkar Kerajaan Narkoba Fredy Pratama
Polda Metro: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa untuk Pelimpahan ke Jaksa
Viral Dikira Begal, Polisi Ungkap Pelajar Tewas Akibat Pengeroyokan Brutal di Grogol
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah
Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:19 WIB

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polda Metro Periksa Kertas, Tinta hingga Watermark dalam Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:15 WIB

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:14 WIB

Frans Antony Tumbang, Polri Selangkah Lagi Bongkar Kerajaan Narkoba Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

Polda Metro: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa untuk Pelimpahan ke Jaksa

Berita Terbaru

Menjaga kedaulatan demokrasi. Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan hak pertahanan negara dan mendesak persetujuan pembelian senjata baru dari AS. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Jun 2026 - 17:19 WIB

Pelebaran sayap di Asia Timur. Anthropic resmi membuka kantor baru di Seoul guna menggarap pasar potensial Korea Selatan pasca-pemblokiran akses model AI canggih oleh pemerintah AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Jun 2026 - 16:15 WIB