Update Longsor Bandung Barat: 82 Orang Hilang, 8 Tewas – SAR Kerahkan Drone

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan menyisir lokasi longsor di Kampung Pasirkuning, Cisarua, Bandung Barat menggunakan drone UAV. (Posnews/Instagram)

Tim SAR Gabungan menyisir lokasi longsor di Kampung Pasirkuning, Cisarua, Bandung Barat menggunakan drone UAV. (Posnews/Instagram)

BANDUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Bencana longsor menerjang kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Hingga pukul 12.30 WIB, 82 orang dilaporkan masih hilang, sementara delapan korban dipastikan meninggal dunia.

Selain itu, 23 warga berhasil selamat dari timbunan material longsor. Mayoritas korban hilang diduga tertimbun tanah dan bebatuan yang longsor dari perbukitan sekitar lokasi.

“Data terbaru mencatat 23 orang selamat dan 82 orang masih dalam pencarian,” kata Staf Operasi SAR Kantor SAR Bandung, Mamang Fatmono, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga :  Comeback Heroik di Maguwoharjo: Sempat Tertinggal, Garuda Pertiwi Tekuk Nepal 2-1

Selanjutnya, Tim SAR Gabungan langsung mengintensifkan operasi pencarian dengan mengerahkan drone UAV untuk memantau area tertimbun.

Petugas juga melakukan penggalian manual, penyemprotan tanah menggunakan alkon, serta observasi visual dari udara.

“Saat ini kami terus menyisir lokasi dengan berbagai metode. Jika korban terdeteksi, evakuasi langsung kami lakukan,” ujar Mamang.

Longsor terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dan berdampak besar terhadap permukiman warga. Sebanyak 113 jiwa dari 34 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak langsung akibat bencana ini.

Adapun titik terdampak terparah berada di Kampung Pasirkuning RT 01/RW 11, Kecamatan Cisarua, yang sebagian wilayahnya tertimbun material longsor.

Hingga kini, petugas masih mewaspadai potensi longsor susulan, sementara proses pencarian korban terus berlangsung dengan pengamanan ketat di sekitar lokasi bencana. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:11 WIB

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:07 WIB

Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB

Ilustrasi, Riset membuktikan: loyalitas pada merek masa kecil bertahan hingga 50 tahun. Migran di AS dan India lebih memilih produk mahal dari daerah asal daripada alternatif lokal yang murah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:11 WIB