Satgas PKH Temukan 4,2 Juta Hektare Tambang Ilegal, Penertiban Dimulai 1 September

Kamis, 28 Agustus 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satgas PKH, Febrie Adriansyah, memberikan keterangan pers terkait temuan tambang ilegal seluas 4,2 juta hektare di kawasan hutan, Jakarta, Kamis (28/8/2025). (Dok-Istimewa)

Ketua Satgas PKH, Febrie Adriansyah, memberikan keterangan pers terkait temuan tambang ilegal seluas 4,2 juta hektare di kawasan hutan, Jakarta, Kamis (28/8/2025). (Dok-Istimewa)

JAKARTA โ€“ Satgas Penerbitan Kawasan Hutan (Satgas PKH) menemukan aktivitas tambang ilegal di lahan seluas 4,2 juta hektare. Temuan ini menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan 15 Agustus lalu untuk menertibkan kawasan hutan dari tambang tanpa izin.

Ketua Satgas PKH, Febrie Adriansyah, menyebutkan lahan tersebut tidak memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

Baca Juga :  Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak, Hakim Sebut Ada Penyalahgunaan Prosedur

โ€œSatgas PKH sudah mengidentifikasi 4,2 juta hektare lahan tambang tanpa IPPKH,โ€ kata Febrie di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, Satgas PKH sudah merancang operasi penertiban dan akan memulai tindakan pada 1 September 2025.

Baca Juga :  Sahroni Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Pelaku Ngaku Pimpinan Langsung Ditangkap

โ€œHari itu kami mulai operasi penertiban,โ€ ujarnya.

Febrie menambahkan, lahan hasil penertiban akan dititipkan sementara kepada Mining Industry Indonesia (MIND ID) melalui Kementerian BUMN sebelum diserahkan secara legal ke kementerian terkait. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo
Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu
KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri
Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya
BGN Bongkar Rekening Ganda dan Dapur Fiktif MBG, Rp311,2 Miliar Kembali ke Negara
Mutasi Besar Polri Juli 2026: Kapolri Rotasi 146 Perwira, Banyak Kapolres dan Pati Berganti
Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:55 WIB

KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:54 WIB

Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB