Viral Isra Mikraj di Songgon Banyuwangi Diselingi Dangdut Seksi, Panitia Angkat Bicara

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panggung Isra Mikraj di Songgon Banyuwangi disorot usai tampil hiburan dangdut. (Posnews/Ist)

Panggung Isra Mikraj di Songgon Banyuwangi disorot usai tampil hiburan dangdut. (Posnews/Ist)

BANYUWANGI, POSNEWS.CO.ID – Peringatan Isra Mikraj di Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menuai sorotan publik hingga viral.

Pasalnya, acara keagamaan tersebut diselingi hiburan dangdut dengan biduan berpakaian terbuka, hingga videonya viral di media sosial.

Dalam rekaman video yang diunggah akun @pesonabwi, terlihat seorang biduan wanita bernyanyi dan berjoget di atas panggung Isra Mikraj.

Bahkan, seorang pria yang diduga jamaah naik ke panggung dan ikut bergoyang, sementara warga lainnya menonton dari kursi yang tersedia.

Baca Juga :  Mengapa Berhenti Mengejar Pertumbuhan Bisa Membuat Kita Lebih Bahagia?

Seiring viralnya video tersebut, reaksi warganet pun bermunculan. Sejumlah pengguna media sosial menyayangkan hiburan tersebut karena dinilai tidak selaras dengan suasana peringatan Isra Mikraj.

“Astagfirullah ya Allah,” tulis akun @riaspi*, dikutip Sabtu (17/1/2026). “Semakin hari semakin parah,” tulis warganet lainnya.

Panitia Beri Klarifikasi

Menanggapi polemik tersebut, Ketua Panitia Isra Mikraj, M Hadiyanto, membenarkan adanya hiburan dangdut.

Namun, ia menegaskan hiburan itu berlangsung setelah rangkaian pengajian selesai dan para kiai serta undangan telah meninggalkan lokasi.

Menurutnya, hiburan tersebut ditujukan untuk panitia yang sedang membersihkan area kegiatan.

“Atas nama pribadi dan panitia, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” ujar Hadiyanto.

Hingga kini, peristiwa tersebut masih menjadi perbincangan publik, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga kesakralan acara keagamaan agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB