Viral Video Dugaan Penculikan Bayi di Penjaringan, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga dan polisi mengamankan terduga pelaku dugaan penculikan bayi di Rusun Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

Warga dan polisi mengamankan terduga pelaku dugaan penculikan bayi di Rusun Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi dugaan penculikan bayi di Rusun Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (2/2/2026) dan langsung digagalkan oleh penghuni rusun bersama petugas kepolisian.

Informasi viral tersebut pertama kali diunggah akun media sosial Hanyliufang.

Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan keterangan “telah diamankan penculikan bayi di wilayah Rusun Muara Baru” disertai video detik-detik warga mengamankan seorang terduga pelaku di lokasi kejadian.

Selanjutnya, video itu menyedot perhatian luas warganet. Ratusan komentar bermunculan dan mayoritas netizen mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kejahatan serupa.

Baca Juga :  Begal COD Todongkan Pistol di Kalideres, Korban Kejar Pelaku Hingga Tabrakan

Salah satu netizen, Daeng Ngake Pakarena, menulis agar warga meningkatkan kewaspadaan karena dikhawatirkan pelaku bagian dari sindikat.

Sementara itu, Amelia menjelaskan kronologi bahwa bayi sempat digendong terduga pelaku saat sang ibu lengah ketika berada di area rusun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Netizen lain, Masnah, juga mengaku melihat bayi sempat digendong pelaku saat sedang diasuh ibunya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat Polsek Metro Penjaringan langsung mengamankan terduga pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Euro vs Dolar: Mampukah Euro Gantikan Dominasi Dolar?

Namun demikian, Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Samson Hutapea menegaskan bahwa peristiwa tersebut belum memenuhi unsur pidana penculikan.

“Masih dalam pemeriksaan. Unsur pidananya masih tipis. Terduga pelaku diduga dalam kondisi mabuk dan berada di bawah pengaruh obat-obatan, sehingga bertindak di luar kendali. Bukan berniat menculik,” ujar AKP Samson saat dikonfirmasi Posnews, Selasa (3/2/2026).

Hingga kini, polisi masih mendalami keterangan saksi dan terduga pelaku guna memastikan fakta hukum di balik peristiwa yang sempat viral tersebut. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Beri Ultimatum 48 Jam, Iran Ancam Balas Infrastruktur Regional
Banjir Kampung Melayu Surut, Ditpolairud dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur
Arus Balik Lebaran 2026: Korlantas Imbau Hindari 24 Maret, Manfaatkan WFA
Kontroversi Tahanan Rumah Gus Yaqut, KPK Dinilai Ambil Risiko
Polri Imbau Keselamatan Libur Lebaran 2026, Ragunan Dipadati 43 Ribu Pengunjung
Sekjen PBB Antonio Guterres Serukan Aksi Global Hapus Rasisme
Wanita Tewas di Cipayung, Pelaku Dibekuk di Tol Tangerang–Merak Saat Kabur ke Sumatera
Jepang Pertimbangkan Kirim Pasukan Pembersih Ranjau ke Selat Hormuz

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:08 WIB

Trump Beri Ultimatum 48 Jam, Iran Ancam Balas Infrastruktur Regional

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:52 WIB

Banjir Kampung Melayu Surut, Ditpolairud dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:42 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: Korlantas Imbau Hindari 24 Maret, Manfaatkan WFA

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:08 WIB

Kontroversi Tahanan Rumah Gus Yaqut, KPK Dinilai Ambil Risiko

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:58 WIB

Polri Imbau Keselamatan Libur Lebaran 2026, Ragunan Dipadati 43 Ribu Pengunjung

Berita Terbaru