Waspada Hujan Lebat Jabodetabek 5–6 Februari 2026, BMKG Keluarkan Status Siaga

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, cuaca berawan dan potensi hujan di kawasan Jabodetabek.
(Posnews/Net)

Ilustrasi, cuaca berawan dan potensi hujan di kawasan Jabodetabek. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan informasi dini terkait cuaca. BMKG memprediksi cuaca ekstrem akan melanda wilayah Jabodetabek pada 5–6 Februari 2026.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi.

Berdasarkan pembaruan data pada Rabu (4/2/2026), BMKG menetapkan status Waspada di sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi selama dua hari ke depan.

Prakiraan Cuaca Kamis, 5 Februari 2026

Pada Kamis, BMKG mencatat hampir seluruh wilayah Jabodetabek berstatus waspada.

Selanjutnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah berikut:

  • Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang
  • Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, serta Kepulauan Seribu
  • Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi
  • Kota Bogor dan Kabupaten Bogor

Prakiraan Cuaca Jumat, 6 Februari 2026

Sementara itu, pada Jumat, potensi hujan sedang hingga lebat masih berlanjut di sebagian besar wilayah.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Hujan Merata, Tangerang Selatan Waspada Petir

Meski Kepulauan Seribu dan Bekasi keluar dari daftar waspada, BMKG menegaskan sejumlah daerah berikut tetap harus bersiaga:

  • Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang
  • Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan
  • Kota Bogor dan Kabupaten Bogor

BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini serta mengantisipasi dampak lanjutan seperti banjir, genangan, dan longsor. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan
Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar
Hujan Guyur Jabodetabek Hari Ini, Simak Prakiraan Cuaca dan Suhunya
Monyet Liar Kembali Serang Warga Tarumajaya, Nenek Luka di Tangan dan Kepala
Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Waspadai Petir
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Siap Awasi Pengendara

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59 WIB

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Hujan Guyur Jabodetabek Hari Ini, Simak Prakiraan Cuaca dan Suhunya

Berita Terbaru

Hakim federal menolak permintaan Pemerintahan Trump untuk menghentikan penghitungan 20 ribu surat suara di California.  Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Menhan AS Pete Hegseth memecat perencana militer utama Pentagon Letjen Brett Sylvia. Simak kaitannya dengan rencana serangan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:39 WIB

Ilustrasi, Biaya Perang Iran melonjak hingga 47,1 miliar Dolar AS. Simak rincian pengeluaran amunisi Pentagon dan dampaknya pada Pemilu. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:42 WIB