Gangguan Operasional KRL di Stasiun Bekasi Picu Keterlambatan dan Penumpukan Parah

Jumat, 7 November 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Kacau di Stasiun Bekasi Jumat pagi (7/11/2025). Gangguan operasional KRL di jalur stasiun memaksa KAI memberlakukan rekayasa operasi dan jalur bergantian, memicu penumpukan penumpang parah. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Kacau di Stasiun Bekasi Jumat pagi (7/11/2025). Gangguan operasional KRL di jalur stasiun memaksa KAI memberlakukan rekayasa operasi dan jalur bergantian, memicu penumpukan penumpang parah. Dok: Istimewa.

BEKASI, POSNEWS.CO.ID — Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi mengalami gangguan operasional serius pada jam sibuk Jumat, 7 November 2025, pagi. Insiden ini menyebabkan keterlambatan signifikan dan penumpukan penumpang parah di area peron stasiun.

Pihak KAI Commuter, melalui akun X resminya (@CommuterLine), mengumumkan adanya hambatan di jalur Stasiun Bekasi. Petugas kini sedang menangani masalah tersebut.

Rekayasa Operasi dan Jalur Bergantian

Akibat gangguan tersebut, KAI Commuter menginformasikan bahwa perjalanan kereta di Stasiun Bekasi hanya dapat melintas secara bergantian.

“Terdapat gangguan operasional di Stasiun Bekasi, saat ini masih dalam proses penanganan petugas terkait. Perjalanan KA dapat dilalui secara bergantian. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis KAI dalam keterangannya.

Baca Juga :  BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Jabodetabek Sabtu 23 Agustus 2025

Sebagai langkah penanganan sementara, pihak Commuter Line memberlakukan rekayasa pola operasi perjalanan. Mereka mempersingkat sejumlah perjalanan KRL dari arah Angke/Manggarai, antara lain:

  • KA 5030C (Angke–Manggarai–Bekasi): Perjalanan hanya sampai Stasiun Cakung, kemudian kembali ke arah sebaliknya sebagai KA 5057B (Cakung–Manggarai–Angke).
  • KA 5036C (Angke–Manggarai–Bekasi): Perjalanan juga hanya beroperasi hingga Stasiun Cakung dan kembali sebagai KA 5059B (Cakung–Manggarai–Angke).

Penumpang Geram di Media Sosial

Laporan dari lapangan menyebutkan situasi kacau. Penumpang yang menumpuk di peron Stasiun Bekasi sejak pukul 07.00 WIB meluapkan kekesalan mereka di media sosial. Mereka mengeluhkan keterlambatan informasi dan ketidakjelasan penanganan situasi.

Sejumlah pengguna mengeluhkan pengumuman perpindahan peron yang mendadak sehingga membuat penumpang berlarian.

“Gangguan dari jam 7.07 kereta telat masuk sampe 40 menit. Numpuk semua mana jalur senen sm manggarai ganti2 peron bikin rusuh semua,” tulis salah satu pengguna X.

Keluhan lain menyoroti respons KAI yang mereka nilai lamban dalam memberikan informasi. “Gangguan udah dari jam 7 di Bekasi, kalian baru posting jam segini! mana info pindah2 peron seenak udelnya!” tulis akun lainnya.

Banyak penumpang menuntut penjelasan rinci mengenai penyebab gangguan, bukan sekadar permintaan maaf. “Kasih tauuu lah alasannya kenapaaa, gangguannya apa. Minta maaf mulu kayak pertama kali kejadian aja,” keluh seorang warganet.

Hingga kini, pihak Commuter Line belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti gangguan tersebut maupun estimasi waktu perbaikan jalur.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Republik Blokade Resolusi Anti-Perang Saat Wacana Pemakzulan Trump Menguat
BNN dan BPOM Waspada Narkoba Baru di Vape, 4,1 Juta Warga Indonesia Terpapar
Trump Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Eropa Akibat Sengketa Selat Hormuz
Putin Umumkan Gencatan Senjata Paskah 32 Jam
Damai dengan Jokowi, Nasib Kasus Rismon Menunggu Gelar Perkara Polisi
Melania Trump Bersuara: Bantah Kaitan dengan Jeffrey Epstein
Yusril: Kasus Aktivis Andrie Yunus Tetap di Peradilan Militer
Ancaman Sabotase Bawah Laut: Inggris Adang Operasi Rahasia Kapal Selam Rusia

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 17:26 WIB

Republik Blokade Resolusi Anti-Perang Saat Wacana Pemakzulan Trump Menguat

Sabtu, 11 April 2026 - 15:58 WIB

BNN dan BPOM Waspada Narkoba Baru di Vape, 4,1 Juta Warga Indonesia Terpapar

Sabtu, 11 April 2026 - 11:54 WIB

Trump Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Eropa Akibat Sengketa Selat Hormuz

Sabtu, 11 April 2026 - 09:51 WIB

Putin Umumkan Gencatan Senjata Paskah 32 Jam

Sabtu, 11 April 2026 - 09:33 WIB

Damai dengan Jokowi, Nasib Kasus Rismon Menunggu Gelar Perkara Polisi

Berita Terbaru

Napas lega di garis depan. Presiden Vladimir Putin mengumumkan gencatan senjata dua hari untuk peringatan Paskah Ortodoks, sebuah langkah yang segera disambut oleh Presiden Volodymyr Zelenskyy di tengah kebuntuan perang empat tahun. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Putin Umumkan Gencatan Senjata Paskah 32 Jam

Sabtu, 11 Apr 2026 - 09:51 WIB