Xi Jinping dan Starmer Sepakati Kemitraan Strategis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Setelah hampir satu dekade terjebak dalam ketegangan episodik dan keterasingan diplomatik, hubungan antara Beijing dan London akhirnya mencair. Pertemuan hari Kamis (29/1) antara Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengirimkan sinyal yang jelas: kedua negara siap bergerak melampaui “era dingin” menuju pijakan yang saling menguntungkan.

Kunjungan Starmer—yang pertama oleh PM Inggris sejak 2018—bukan sekadar simbolis. Ini adalah upaya terhitung untuk menata ulang hubungan (re-anchoring ties) di tengah lanskap global yang makin tidak menentu.

Di Balai Agung Rakyat, kedua pemimpin tidak hanya berjabat tangan. Mereka berikrar untuk mengukir kemitraan strategis komprehensif yang berjangka panjang dan konsisten. Tujuannya jelas: memperkuat keterlibatan ekonomi dan politik agar mampu bertahan menghadapi badai geopolitik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Membangun “Hubungan yang Lebih Canggih”

Pesan sentral dari pertemuan ini adalah urgensi untuk melampaui perbedaan melalui rasa saling menghormati. Presiden Xi membingkai hubungan ini sebagai kebutuhan mutlak bagi perdamaian global.

Baca Juga :  Mengapa Gen Z Terobsesi dengan Estetika Jadul?

“Sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan ekonomi utama, China dan Inggris harus memperkuat dialog demi kesejahteraan internasional,” tegas Xi. Ia juga mendesak kedua pihak untuk bersama-sama memperjuangkan multilateralisme sejati.

Starmer menyambut visi tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun “hubungan yang lebih canggih” (more sophisticated relationship) dengan China.

“Kerja sama sangat penting untuk mengatasi tantangan bersama seperti perubahan iklim,” ujar Starmer. Logikanya sederhana: kepercayaan politik yang kuat adalah prasyarat bagi kemajuan substantif, mencegah perselisihan menggelincirkan kerja sama.

Ekonomi Jadi Tulang Punggung: Peluang $100 Miliar

Perdagangan dan kerja sama praktis mengambil panggung utama. Kedua pemimpin eksplisit menyatakan bahwa hubungan ini harus memberikan hasil konkret, bukan sekadar diplomasi lunak.

Data menunjukkan ikatan ekonomi yang kuat meski ada hambatan politik. Perdagangan barang bilateral mencapai $103,7 miliar pada tahun 2025, dengan perdagangan jasa diperkirakan melebihi $30 miliar.

Momen kunjungan ini sangat strategis. Tahun 2026 menandai awal Rencana Lima Tahun ke-15 China, sebuah cetak biru yang memprioritaskan inovasi teknologi tinggi dan transisi hijau.

Xi mendesak perluasan kerja sama di bidang kecerdasan buatan (AI) dan teknologi rendah karbon. Di sisi lain, Starmer membawa delegasi kelas berat berisi lebih dari 60 pemimpin bisnis dan budaya, menunjukkan hasrat London untuk mendapatkan akses pasar yang dapat diandalkan di tengah ekonomi global yang fluktuatif.

Baca Juga :  Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Shakespeare dan Harry Potter: Diplomasi Budaya

Kesehatan hubungan bilateral tidak hanya bergantung pada uang, tetapi juga pada koneksi manusia. Kedua pemimpin menekankan nilai pertukaran antar-masyarakat (people-to-people exchanges).

Akar budaya kedua negara berjalan dalam. Dari filsafat China yang memengaruhi pemikir Pencerahan Eropa, hingga popularitas abadi Shakespeare dan J.K. Rowling di China.

Saat ini, China adalah sumber pelajar internasional terbesar di Inggris, dengan sekitar 200.000 mahasiswa. Sebaliknya, sekitar 12.000 pelajar Inggris menimba ilmu di China setiap tahun. Starmer berharap dapat mempromosikan dialog lebih lanjut di sektor ini untuk memperdalam pemahaman timbal balik.

Dari Niat ke Implementasi

Apa yang muncul dari Beijing adalah peta jalan praktis, bukan sekadar deklarasi agung. Tugas berat kini menanti kedua pemerintahan: menerjemahkan tujuan strategis ini menjadi kemitraan abadi yang benar-benar menguntungkan rakyat kedua negara, serta mendorong tatanan internasional yang lebih tangguh dan adil.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik
Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni
Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan
Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang
Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas
Donald Trump Tolak Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Paus Leo XIV Pimpin Misa Terbuka di Champs-Élysées Paris
Penembakan Massal di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik

Minggu, 27 September 2026 - 22:00 WIB

Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni

Minggu, 27 September 2026 - 21:30 WIB

Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang

Minggu, 27 September 2026 - 20:30 WIB

Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas

Berita Terbaru

Otoritas Bangkok menetapkan status bencana di seluruh 50 distrik akibat banjir parah. Simak laporan curah hujan ekstrem dan imbauan gubernur. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi, Kepolisian Afrika Selatan menemukan jenazah wanita kesepuluh di Ekurhuleni. Simak rincian penyelidikan polisi dan data lonjakan kekerasan gender. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni

Minggu, 27 Sep 2026 - 22:00 WIB

Ribuan warga Madrid menggelar demonstrasi krisis perumahan usai penggusuran lansia 87 tahun. Simak rincian tuntutan penyewa dan data krisis properti Spanyol. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:30 WIB

Ledakan gas ambrukkan bangunan di kawasan Plaka Athena dan menewaskan enam orang termasuk empat warga AS. Simak rincian evakuasi dan investigasinya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:00 WIB

Kolombia mengekstradisi gembong narkoba Geovany Andres Rojas ke AS. Simak rincian pergeseran kebijakan keamanan Presiden Abelardo de la Espriella. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas

Minggu, 27 Sep 2026 - 20:30 WIB