25 Anggota Parlemen dan Pemimpin Serikat Desak Starmer Akhiri Agenda

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Keir Starmer menghadapi gelombang protes baru dari dalam partainya sendiri. Sebanyak 25 anggota parlemen Partai Buruh dan para pemimpin serikat buruh mendesak Starmer untuk segera mengakhiri agenda “fraksional” yang mereka anggap merusak persatuan partai.

Dalam surat terbuka yang mereka rilis pada akhir pekan ini, para penandatangan mengeklaim bahwa pendekatan kepemimpinan saat ini semakin tidak populer di mata publik. Kelompok ini menamai gerakan mereka sebagai pernyataan “Restore Labour Democracy” (Pulihkan Demokrasi Partai Buruh).

Penolakan terhadap Budaya Fraksional

Surat tersebut menarik dukungan dari tokoh-tokoh senior seperti John McDonnell, Clive Lewis, hingga Brian Leishman. Mereka berpendapat bahwa pihak pimpinan di tingkat atas memaksakan agenda fraksional yang justru melemahkan akar rumput Partai Buruh di masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendekatan ini salah secara prinsip dan merusak dalam praktik,” tulis surat tersebut. Para anggota parlemen memperingatkan bahwa ketika partai menyisihkan anggotanya, hal itu akan mengasingkan pemilih. Akibatnya, tindakan ini mengancam kemampuan Partai Buruh untuk memenangkan kepercayaan rakyat dan memenangkan pemilu di masa depan.

Baca Juga :  Trump Timbang Serangan Militer ke Iran: Target Non-Militer

Skandal Mandelson dan Masalah Judgement

Tekanan internal ini memuncak setelah beberapa minggu yang penuh gejolak bagi pemerintahan Starmer. Publik sebelumnya mempertanyakan penilaian (judgment) sang perdana menteri terkait penunjukan Peter Mandelson sebagai duta besar untuk Amerika Serikat.

Penunjukan tersebut memicu kemarahan karena hubungan masa lalu Mandelson dengan Jeffrey Epstein. Penasihat utama Starmer, Morgan McSweeney, bahkan memilih mundur akibat perannya dalam penunjukan tersebut. Selain itu, publik menyoroti kontroversi baru saat Starmer mengangkat mantan penasihat komunikasi, Matthew Doyle, ke House of Lords setelah ia terlibat dalam kampanye pendukung pelaku kejahatan seksual.

Keluhan atas Pembungkaman Demokrasi Lokal

Para penandatangan juga menyoroti pola pemblokiran kandidat dalam pemilihan sela di Gorton dan Denton. Mereka mengecam tindakan pusat yang melarang Wali Kota Greater Manchester, Andy Burnham, untuk mencalonkan diri di sana.

Richard Burgon, anggota parlemen dari Leeds East yang mengoordinasikan pernyataan ini, menyebut adanya tindakan keras terhadap hak-hak demokratis anggota. “Kita butuh pengakhiran segera atas fraksionalisme buruk dari puncak partai di mana pihak pimpinan memperlakukan pandangan anggota dan serikat buruh dengan hina,” tegas Burgon. Ia mendesak pemulihan demokrasi guna mencegah bangkitnya pemerintahan beraliran sayap kanan seperti Reform UK di masa depan.

Baca Juga :  Ambisi Militer Takaichi: Jepang Akhiri Era Pasifis dan Perkuat Kapabilitas Serangan Balik

Tanggapan Resmi Partai Buruh

Para anggota dan aktivis serikat buruh dapat mulai menambahkan nama mereka ke dalam surat tuntutan tersebut mulai 15 Februari. Koordinator surat sengaja memilih tanggal ini untuk memperingati ulang tahun ke-120 adopsi nama “The Labour Party” pada tahun 1906.

Merespons tekanan tersebut, juru bicara Partai Buruh menyatakan bahwa para anggota yang luar biasa terus mendukung pemerintah. “Pemerintah sedang bekerja keras memberikan perubahan nyata bagi keluarga di seluruh negeri. Kami fokus menangani biaya hidup, memangkas daftar tunggu layanan kesehatan (NHS), dan memulihkan kebanggaan masyarakat lokal,” ujar juru bicara tersebut. Meskipun demikian, dinamika internal ini menunjukkan adanya keretakan yang semakin dalam di jantung kekuasaan Inggris.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China
El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar
Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit
Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15
Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai
Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India
Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride
Pelaku Lepaskan Tembakan ke Gedung Konsulat AS

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:08 WIB

Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai

Berita Terbaru

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB