28 Kampung Anti-Narkoba Dibentuk, Polda Metro Jaya Gencar Perangi Bandar

Selasa, 30 September 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin pemusnahan 1,14 ton barang bukti narkoba hasil pengungkapan periode Juli–September 2025 di Jakarta. Dok: Posnews/PMJ

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin pemusnahan 1,14 ton barang bukti narkoba hasil pengungkapan periode Juli–September 2025 di Jakarta. Dok: Posnews/PMJ

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menegaskan polisi tidak akan memberi ampun bagi bandar dan pengedar narkoba. Ia berjanji menggulung habis kampung narkoba di Jakarta dan sekitarnya tanpa pandang bulu.

Irjen Asep menyebut, polisi menggelar patroli intensif di wilayah yang terdeteksi sebagai sarang narkoba. Lebih jauh, seluruh personel diterjunkan melakukan patroli rutin dan berkesinambungan.

Dengan langkah itu, Polda Metro memastikan peredaran narkoba tidak bisa lagi berkembang di wilayah hukumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polda Metro melaksanakan tiga langkah tegas: pencegahan, patroli, dan penindakan,” tegas Asep dalam jumpa pers di Mapolda, Selasa (30/9/2025).

28 Kampung Anti-Narkoba

Sebagai gebrakan awal, polisi membentuk 28 kampung tangguh anti-narkoba. Tak hanya itu, aparat juga menggelar penyuluhan di sekolah, kampanye gencar di media sosial, hingga pengawasan ketat tempat hiburan malam.

Baca Juga :  Bareskim Bongkar Jaringan Vape Etomidate di Klub Malam PIK, 561 Catridge Diamankan

Asep mengingatkan, masyarakat jangan takut melapor bila ada aparat yang jadi beking bandar. “Kalau ada anggota saya yang terlibat, segera laporkan. Kami akan tindak tegas,” ujarnya.

Kapolda menekankan, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum. Karena itu, upaya pencegahan harus berjalan seiring, terutama untuk melindungi generasi muda.

Ia pun mengajak masyarakat memperkuat kepedulian agar lingkungan bersih dari narkoba.

Ribuan Tersangka Masuk Jaring

Dalam tiga bulan terakhir, polisi mengungkap 1.719 kasus dengan 2.318 tersangka. Dari jumlah itu, enam produsen, satu bandar besar, 769 pengedar, dan 1.542 pecandu.

Baca Juga :  Prabowo Umumkan 24 Tokoh Penerima Gelar Pahlawan Nasional di Hari Pahlawan 2025

“Pecandu kami rehabilitasi medis maupun sosial agar pulih kembali,” jelas Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David.

Polisi sendiri menyita barang bukti fantastis: 604 kg sabu, 221 kg ganja, 67,7 kg sabu cair, 23 ribu butir ekstasi, 569 ribu butir obat keras, 9,1 kg tembakau sintetis, 19,8 kg bibit sintetis, plus barang bukti lain.

Jika diuangkan, nilainya tembus Rp1,13 triliun. Polisi menegaskan penyitaan ini menyelamatkan 4,56 juta jiwa dari jerat narkoba.

“Ini bukti keseriusan kami menjaga generasi muda Jakarta dari bahaya narkoba,” tandas Ahmad David. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar
Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen
Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Etomidate dalam Botol Obat Batuk dan Sabu di Rambut Terbongkar di Rutan Salemba
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin
Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:34 WIB

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:14 WIB

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:44 WIB

Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk

Berita Terbaru

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:14 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB