5 Kelurahan Rawan Kebakaran di Jakarta Terungkap, Korsleting Listrik Penyebab Utama

Jumat, 24 April 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petugas damkar berjibaku memadamkan api. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, petugas damkar berjibaku memadamkan api. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Alarm bahaya kebakaran di Ibu Kota makin keras berbunyi, masyarakat diminta selalu waspada.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat lima kelurahan dengan frekuensi kebakaran tertinggi sepanjang 2021–2025.

Kelima wilayah tersebut meliputi:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Kapuk
  • Cengkareng Timur
  • Penjaringan
  • Pegadungan
  • Pulo Gebang

Data ini mengungkap pola berulang yang memicu kebakaran di kawasan padat penduduk Jakarta.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhannad Yohan, menegaskan bahwa korsleting listrik menjadi penyebab utama.

BPBD mencatat sekitar 70–80 persen kebakaran dipicu gangguan instalasi listrik.

Penggunaan listrik berlebih dan instalasi yang tidak sesuai standar memperparah kondisi, terutama di kawasan padat seperti Kapuk dan Penjaringan.

Baca Juga :  Penemuan 996 Senjata di Sekolah Pondok Pinang, Yayasan Berlakukan PJJ

Permukiman Padat Bikin Api Cepat Menggila

Selain itu, kepadatan bangunan mempercepat penyebaran api. Rumah yang berdempetan dengan material mudah terbakar seperti kayu dan tripleks membuat api cepat merambat.

Jarak antar bangunan yang sangat dekat membuat petugas sering kewalahan karena api sudah membesar sebelum tiba di lokasi.

Di wilayah seperti Cengkareng Timur, Pegadungan, dan Pulo Gebang, aktivitas industri rumahan dan pergudangan turut meningkatkan risiko.

Banyak pelaku usaha menyimpan bahan mudah terbakar—mulai dari kain, plastik hingga bahan kimia—tanpa sistem pengamanan memadai.

Kondisi ini membuat potensi kebakaran besar semakin tinggi.

Faktor lain yang memperparah situasi adalah kondisi infrastruktur. Jalan sempit dan minimnya sumber air sering menghambat proses pemadaman.

Baca Juga :  KPK Sita Valas dan Rekening Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Edison di Muara Enim

Akibatnya, api kecil bisa berubah menjadi kebakaran besar dalam waktu singkat.

Di sisi lain, kelalaian warga masih menjadi pemicu klasik. Penggunaan kompor tanpa pengawasan serta kebiasaan membakar sampah terus memicu kebakaran di berbagai titik.

BPBD Genjot Mitigasi

Untuk menekan angka kebakaran, BPBD bersama Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta terus memperkuat langkah mitigasi.

Upaya yang dilakukan antara lain:

  • Pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar)
  • Pemasangan Lampu Otomatis Pemutus Arus (LOVA)
  • Edukasi keselamatan kepada masyarakat

Dengan demikian, pemerintah berharap risiko kebakaran di wilayah rawan dapat ditekan secara signifikan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya
BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan
Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar
Hujan Guyur Jabodetabek Hari Ini, Simak Prakiraan Cuaca dan Suhunya
Monyet Liar Kembali Serang Warga Tarumajaya, Nenek Luka di Tangan dan Kepala
Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Waspadai Petir

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59 WIB

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar

Berita Terbaru