Cuaca Ekstrem Nataru, ASDP Siaga Penuh di Jalur Bakauheni–Merak

Minggu, 21 Desember 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penyeberangan Merak–Bakauheni menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. (Posnews/ASDP)

Suasana penyeberangan Merak–Bakauheni menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. (Posnews/ASDP)

MERAK, POSNEWS.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry meningkatkan status kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem di Perairan Selat Sunda, jalur vital penyeberangan Bakauheni–Merak.

Langkah cepat ini menyusul peringatan BMKG terkait potensi cuaca buruk selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebagai respons, ASDP memperketat koordinasi dengan BMKG dan KSOP.

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menegaskan adanya tiga sistem siklonik di sekitar Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

“ASDP rutin berkoordinasi dengan BMKG soal prakiraan cuaca Selat Sunda. Kami juga siapkan SOP penundaan keberangkatan dan respons darurat di kapal,” ujar Partogi, Minggu (21/12/2025).

Menurut Partogi, kondisi Selat Sunda kurang bersahabat, terutama pada malam hari. Angin kencang dan gelombang tinggi berpotensi mengganggu sandar kapal, bongkar muat, dan layanan penumpang.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini, BMKG Prediksi Hujan Siang hingga Sore

Karena itu, ASDP menginstruksikan seluruh petugas meningkatkan kewaspadaan.

“Kami sudah menerbitkan surat edaran kehati-hatian untuk perusahaan pelayaran serta petugas kapal dan pelabuhan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Partogi juga mengimbau penumpang memahami risiko cuaca ekstrem sebelum menyeberang dari Bakauheni ke Merak.

BMKG Peringatkan Ancaman Siklon 93S

Sementara itu, BBMKG Wilayah II memperingatkan cuaca ekstrem di Banten pada 18–25 Desember 2025 akibat bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia barat daya Jawa Timur.

Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto, menyebut angin maksimum 35 knot (±65 km/jam) dengan tekanan 1.000 hPa.

“Dalam 24 jam, bibit ini berpeluang menguat. Dampaknya meningkatkan hujan dan angin kencang di Banten,” kata Hartanto di Serang, Jumat (19/12/2025).

Baca Juga :  Cekcok Izin Sakit, Pegawai Kafe di Jatingara Dihantam Piring - Luka Kepala 4 Jahitan

BMKG juga mencatat konvergensi angin, kelembapan tinggi, dan atmosfer labil yang memperkuat awan hujan. Hujan sedang–lebat berpotensi melanda Tangerang, Tangsel, Lebak, Serang, Cilegon, sementara hujan lebat–sangat lebat mengancam Pandeglang dan Serang barat–selatan.

Angin kencang hingga 45 km/jam juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

BMKG meminta warga tetap tenang namun siaga, terutama di daerah rawan banjir, longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang. Warga diminta membersihkan drainase, menghindari area rawan, dan mengamankan barang penting.

“Percayai informasi resmi BMKG dan pantau InfoBMKG serta kanal @bmkgwilayah2,” tutup Hartanto.

BMKG menegaskan kesiapsiagaan warga dan pemda krusial untuk menekan dampak cuaca ekstrem, khususnya di kawasan pesisir dan perkotaan padat.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS
He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia
Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas
Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:58 WIB

Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:29 WIB

101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:54 WIB

Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Ilustrasi, Ambang perang terbuka. Teheran memperingatkan balasan mematikan jika Washington melancarkan serangan baru, sementara penutupan Selat Hormuz terus mencekik 20% pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:54 WIB