Skandal Bank BJB: KPK Telusuri Aliran Dana ke Sejumlah Perempuan, Nama Ridwan Kamil Disorot

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga lebih dari satu perempuan menerima aliran dana dalam kasus dugaan korupsi proyek iklan Bank BJB periode 2021–2023.

Dugaan ini mencuat usai Ridwan Kamil (RK) mengaku uang yang diberikannya kepada model majalah dewasa Lisa Mariana berasal dari dana pribadi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan penyidik masih menelusuri aliran dana tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemungkinan ada lebih dari satu. Alirannya masih kami dalami,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (23/12/2025).

Meski demikian, KPK belum membeberkan detail lebih jauh ke publik. Budi memastikan penyidikan berjalan transparan dan progres penanganan perkara akan disampaikan secara berkala, khususnya terkait pengadaan iklan Bank BJB.

Baca Juga :  Kasus K3 Kemnaker, Eks Wamenaker Noel Jalani Sidang Perdana di PN Jakarta Pusat

Nama Lisa Mariana sendiri belakangan menjadi sorotan. Ia disebut memiliki hubungan dekat dengan RK hingga dikabarkan memiliki anak.

Selama ini, RK disebut rutin mengirim uang untuk biaya perawatan anak. Namun, aliran dana tersebut diklaim terhenti, hingga Lisa membuka hubungan terlarang itu ke publik.

Sebelumnya, Ridwan Kamil menyambut pemeriksaan KPK sebagai saksi. Ia mengaku senang akhirnya bisa memberikan klarifikasi langsung atas namanya yang terseret dalam kasus Bank BJB.

“Saya menunggu momen ini agar semuanya jelas dan tidak jadi persepsi liar,” ujar RK sebelum diperiksa KPK.

Baca Juga :  Prabowo Tutup 1.000 Tambang Timah Ilegal, TNI-Polri Diminta Usut Aparat

RK menegaskan kehadirannya merupakan bentuk penghormatan terhadap supremasi hukum dan tanggung jawab sebagai mantan pejabat publik.

Ia berharap klarifikasi tersebut membuat perkara ini terang benderang dan berjanji akan berbicara terbuka ke media usai pemeriksaan.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka, termasuk Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi serta sejumlah pengendali agensi iklan.

Bahkan, rumah Ridwan Kamil sempat digeledah dan penyidik menyita kendaraan bermotor sebagai bagian dari pengusutan.

Kini, publik menanti langkah lanjutan KPK untuk membongkar tuntas aliran dana proyek iklan Bank BJB, termasuk pihak-pihak yang diduga ikut menikmati uang haram tersebut.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Keempat, Ini Perannya dalam Kasus Penyadapan
Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?
1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan
DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan
Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan
Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan
Jokowi tunjukkan ijazah di sidang Roy Suryo

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:41 WIB

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 November 2026 - 21:12 WIB

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Keempat, Ini Perannya dalam Kasus Penyadapan

Kamis, 5 November 2026 - 17:23 WIB

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 November 2026 - 16:55 WIB

DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 16:44 WIB

Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan

Berita Terbaru

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menandatangani kerja sama dengan dua perusahaan untuk membuka peluang kerja melalui program POLIRAN. (Posnews/Humas PMJ)

JABODETABEK

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:00 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Dirjen Imigrasi saat meluncurkan aplikasi I-GHAS 24/7 di Mabes Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:41 WIB

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB