Ketua MUI Imbau Malam Tahun Baru 2026 Diisi Doa Bersama, Bukan Hura-hura

Jumat, 26 Desember 2025 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MUI KH Anwar Iskandar memberikan imbauan agar perayaan malam Tahun Baru 2026 diisi dengan doa bersama sebagai bentuk empati terhadap korban banjir di Sumatera.(Posnews/MUI)

Ketua MUI KH Anwar Iskandar memberikan imbauan agar perayaan malam Tahun Baru 2026 diisi dengan doa bersama sebagai bentuk empati terhadap korban banjir di Sumatera.(Posnews/MUI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar mengimbau masyarakat mengisi malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan doa bersama, bukan pesta hura-hura.

Seruan ini sekaligus menjadi bentuk empati dan keprihatinan atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Menurut Anwar, tradisi perayaan tahun baru yang identik dengan pesta kembang api dan hiburan berlebihan sudah tidak relevan di tengah situasi bangsa yang sedang berduka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat menahan diri dan mengalihkan perayaan ke kegiatan yang lebih bermakna.

“Kalau tujuannya hanya untuk hura-hura dan menghamburkan uang, tentunya tidak perlu. Apalagi sekarang bangsa kita sedang prihatin karena bencana,” tegas Anwar, Kamis (25/12/2025).

Baca Juga :  Tiongkok Siap Bangun 11.000 Pulau guna Perkuat Klaim Teritorial

Ajak Isi Malam Tahun Baru dengan Doa

Lebih lanjut, Anwar menegaskan umat Islam tidak perlu merayakan malam tahun baru dengan perilaku bermaksiat.

Sebaliknya, ia mendorong masyarakat mengisi momentum pergantian tahun dengan doa bersama dan refleksi diri.

Menurutnya, doa menjadi ikhtiar spiritual yang penting agar bangsa Indonesia diberikan perlindungan dan keselamatan dari berbagai musibah.

“Kita sedang menghadapi banyak musibah. Karena itu, jauh lebih baik berdoa. Kalau pun ada hiburan, cukup yang terukur dan tidak berlebihan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sidang Perdana Kasus Pemerasan K3, Noel Tolak Amnesti - Ada Partai dan Ormas Terlibat

Ingatkan Jangan Hamburkan Uang Negara

Selain itu, Anwar juga mengingatkan agar tidak menggunakan APBD maupun APBN untuk perayaan yang berlebihan.

Ia menilai anggaran negara seharusnya difokuskan untuk kepentingan rakyat, terutama membantu korban bencana.

“Jangan sampai menghambur-hamburkan uang, apalagi memakai APBD dan APBN untuk kegiatan yang tidak mendesak,” tandasnya.

Anwar menutup imbauannya dengan menekankan bahwa doa bersama di malam tahun baru memiliki makna besar bagi persatuan dan keselamatan bangsa.

“Doa bersama di malam tahun baru sangat penting untuk memohon kepada Allah SWT agar bangsa dan negara ini selalu diberi keselamatan,” pungkasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru
Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB