Langit Jabodetabek Gelap, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang

Sabtu, 27 Desember 2025 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langit gelap dan hujan deras mengguyur kawasan perkotaan di Jabodetabek saat cuaca ekstrem.
(Posnews/Ist)

Langit gelap dan hujan deras mengguyur kawasan perkotaan di Jabodetabek saat cuaca ekstrem. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan, Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menabuh peringatan cuaca sejak dini untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Pada Sabtu, 27 Desember 2025, langit diprediksi didominasi awan tebal, namun hujan berpotensi turun sejak pagi hingga sore hari. Warga diminta tetap siaga.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Mengintai, BMKG Prediksi Hujan Petir Landa Jabodetabek Hari Ini

BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, terutama menjelang siang. Kondisi berawan tebal diperkirakan bertahan hingga sore hari.

Suhu udara di Bogor berada di kisaran 20–28 derajat Celsius, sementara wilayah Jabodetabek lainnya mencapai 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi hingga 98 persen.

Baca Juga :  BNN Bongkar Jaringan Narkoba Sumut–Sulteng, Sita 985 Butir Ekstasi dan Ratusan Vape Narkoba

BMKG mengingatkan warga waspada hujan disertai kilat, petir, dan angin kencang, khususnya di Jakarta, Bekasi, Depok, serta Bogor.

Masyarakat diminta mengatur aktivitas luar ruang dan terus memantau informasi cuaca terkini guna menghindari dampak cuaca ekstrem.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global
Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:30 WIB

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terbaru

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB

Membongkar narasi perang. Perspektif Keamanan Kritis mengungkap bagaimana konstruksi maskulinitas militeristik mendominasi kebijakan luar negeri dan sering kali mengabaikan kerentanan nyata perempuan di wilayah konflik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:30 WIB