Korban Bencana Sumatra Tembus 1.138 Jiwa, Polri Kebut Buka Akses Jalan untuk Pemulihan

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim evakuasi mencari korban hilang di kawasan bencana Sumatera. (Posnews/Ist)

Tim evakuasi mencari korban hilang di kawasan bencana Sumatera. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat kian mengkhawatirkan.

Hingga Sabtu (27/12/2025), 1.138 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 163 korban masih hilang dan terus dicari tim SAR.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan tim gabungan tetap bekerja meski peluang menemukan korban di permukiman semakin kecil. Namun demikian, pencarian tidak dihentikan.

Selain itu, BNPB mencatat 449.846 warga masih mengungsi akibat banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.

Baca Juga :  Bencana Maut Sumatera, Korban Tewas Tembus 1.112 Orang - Ratusan Masih Hilang

Sementara itu, Polri turun langsung mempercepat pemulihan. Atas arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, jajaran kepolisian menyisir wilayah terdampak di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan, akses jalan menjadi kunci utama pemulihan pascabencana, terutama di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

Karena itu, Polri mengerahkan tujuh unit alat berat untuk membuka jalur yang terputus akibat banjir dan longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Polri juga menyalurkan paket sembako, air bersih, serta perlengkapan ibadah kepada warga terdampak.

Baca Juga :  Masa Depan CNN di Ujung Tanduk, Mainan Politik Trump atau Anak Tiri Netflix?

Di sektor kesehatan, Polri mengirim 60 koli obat-obatan dan alat medis menyusul rusaknya sejumlah puskesmas.

Lebih lanjut, Polri menyiapkan 20 motor trail, dua mobil double cabin, dan 30 tenda pengungsian guna mendukung operasional anggota dan kebutuhan warga.

Bahkan, pembangunan jembatan darurat segera dilakukan menyusul jebolnya dua waduk dan putusnya akses penghubung antarwilayah.

“Jika akses jalan terbuka, pemulihan akan bergerak lebih cepat,” tegas Komjen Dedi.

Hingga akhir Desember, Polri dan BNPB memastikan seluruh kebutuhan mendesak terus dipenuhi demi mempercepat pemulihan dan melindungi masyarakat terdampak bencana.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral
Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni
Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan
Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026
Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng
Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31 WIB

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:44 WIB

Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:30 WIB

Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:28 WIB

Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru