Kyiv Membeku di Bawah Hujan 500 Drone: Zelenskyy Terbang ke Florida

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teror di siang bolong. Rusia meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone pada jam kerja guna memaksimalkan korban sipil, sementara Presiden Zelenskyy mengeklaim posisi militer Ukraina kini berada dalam kondisi terbaik dalam sepuluh bulan terakhir. Dok: Istimewa.

Teror di siang bolong. Rusia meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone pada jam kerja guna memaksimalkan korban sipil, sementara Presiden Zelenskyy mengeklaim posisi militer Ukraina kini berada dalam kondisi terbaik dalam sepuluh bulan terakhir. Dok: Istimewa.

FLORIDA, POSNEWS.CO.ID – Musim dingin di Ukraina berubah menjadi mimpi buruk yang membekukan. Sepertiga wilayah ibu kota Kyiv kini lumpuh tanpa pemanas setelah Rusia melancarkan salah satu serangan udara terbesar dalam perang ini.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, melaporkan bahwa Moskow mengerahkan hampir 500 drone dan 40 rudal, termasuk rudal balistik. Target utamanya jelas: fasilitas energi dan infrastruktur sipil.

“Serangan intens ini berlangsung selama 10 jam,” tulis Zelenskyy di platform X.

Akibatnya, ratusan ribu warga harus bertahan hidup dalam suhu nol derajat Celcius tanpa listrik dan penghangat. Nahasnya, serangan brutal ini menewaskan satu orang dan melukai dua lusin lainnya.

Diplomasi di Tengah Gempuran

Serangan ini terjadi pada momen diplomasi yang sangat krusial. Zelenskyy sedang dalam perjalanan menuju Florida, Amerika Serikat. Rencananya, ia akan bertemu tatap muka dengan Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu.

Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan proposal perdamaian guna mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun. Zelenskyy mengklaim rencana perdamaian 20 poin tersebut sudah “90 persen siap”.

Baca Juga :  Ketua KMT Cheng Li-wun Lakukan Kunjungan Bersejarah ke Tiongkok

“Tujuan kami adalah membawanya ke 100 persen. Sejauh ini, tim negosiasi Ukraina dan Amerika telah membuat kemajuan signifikan,” ujarnya optimis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan Kanada dan Dukungan Eropa

Dalam perjalanannya, Zelenskyy sempat singgah di Kanada. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyambutnya dengan komitmen baru. Carney mengumumkan tambahan bantuan ekonomi senilai $2,5 miliar (sekitar Rp39 triliun) untuk Ukraina.

“Kami memiliki kondisi dan kemungkinan untuk perdamaian yang adil dan abadi,” kata Carney sambil mengutuk serangan “barbar” di Kyiv.

Sementara itu, dukungan dari Eropa tetap mengalir. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa menegaskan bahwa dukungan EU tidak akan goyah pada 2026.

“Komisi Eropa akan terus menekan Kremlin dan mendampingi Ukraina menuju keanggotaan EU,” janji von der Leyen.

Baca Juga :  3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber

Rusia: Balas Dendam dan Kritik Rencana Damai

Di sisi lain, Moskow tidak tinggal diam. Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menembak jatuh 111 drone Ukraina dalam apa yang tampak sebagai serangan balasan.

Bahkan, pasukan Rusia melaporkan kemajuan di medan tempur dengan merebut dua kota lagi di Ukraina timur, yakni Myrnograd dan Guliaipole.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, mengkritik keras upaya damai Zelenskyy. Menurutnya, proposal yang disusun dengan masukan Zelenskyy “berbeda secara radikal” dari poin-poin awal yang dibahas AS dan Rusia.

“Tanpa penyelesaian masalah yang menjadi asal mula krisis ini, mustahil mencapai kesepakatan definitif,” tegas Ryabkov.

Kini, nasib jutaan warga Ukraina yang kedinginan bergantung pada hasil pertemuan di Florida. Zelenskyy memperingatkan bahwa tekanan internasional saat ini belum cukup. Jika Rusia terus menghancurkan rumah dan pembangkit listrik saat Natal, dunia harus merespons dengan langkah yang “benar-benar kuat”.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: The Guardian

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar £25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB