Arus Nataru Membludak, 46 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Naik Kereta Api

Senin, 29 Desember 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Jalur 6-8 Stasiun Bogor ditutup mulai 15 April 2026. Sebanyak 31 jadwal KRL berubah, penumpang dialihkan ke peron lain selama proyek. (Posnews/KAI)

Ilustrasi, Jalur 6-8 Stasiun Bogor ditutup mulai 15 April 2026. Sebanyak 31 jadwal KRL berubah, penumpang dialihkan ke peron lain selama proyek. (Posnews/KAI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Arus mudik Nataru membludak! PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 46.207 penumpang kereta api meninggalkan Jakarta hingga pukul 15.30 WIB, Minggu. Puluhan ribu penumpang itu bergerak menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengungkapkan, lonjakan penumpang berasal dari sejumlah stasiun utama di wilayah Daop 1 Jakarta.

“Sebanyak 15.390 penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen, 11.782 penumpang dari Stasiun Gambir, 6.212 penumpang dari Stasiun Bekasi, dan sisanya dari stasiun lain di wilayah Daop 1 Jakarta,” kata Franoto, Minggu.

Tak berhenti di situ, arus keberangkatan masih terus naik. Untuk jadwal Senin (29/12/2025), KAI telah mencatat 36.335 penumpang memesan tiket. Dari jumlah tersebut, 13.665 penumpang berangkat dari Pasar Senen dan 11.311 penumpang dari Gambir.

Baca Juga :  China Perbarui Sistem Eagle Eye untuk Amankan 9,5 Miliar

Sementara itu, tujuan favorit penumpang masih didominasi kota-kota besar di Jawa. Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Purwokerto menjadi pilihan utama selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Di sisi lain, arus kedatangan ke Jakarta juga tak kalah padat. KAI mencatat sekitar 47.114 penumpang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta pada hari yang sama.

Selama periode Angkutan Nataru 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, penjualan tiket kereta api melonjak signifikan. Hingga saat ini, 706.783 tiket telah terjual.

Baca Juga :  Skandal Konser TWICE Jakarta, Direktur Mecimapro Jadi Tersangka Penggelapan Dana

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk melayani lonjakan tersebut, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 1.732 perjalanan kereta api, terdiri dari 1.534 perjalanan KA jarak jauh dan 198 perjalanan KA lokal.

“Selama masa Nataru, perjalanan KA jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta beroperasi rata-rata 85 perjalanan per hari dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen,” tegas Franoto.

Lonjakan penumpang ini menegaskan kereta api tetap menjadi transportasi favorit masyarakat untuk bepergian saat libur panjang akhir tahun.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB