Pembunuhan Satu Keluarga Gegerkan Situbondo, Polisi Sita Pisau dan Lima HP

Senin, 29 Desember 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Situbondo diguncang tragedi berdarah. Warga Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, geger setelah polisi menemukan tiga jenazah dalam satu rumah di Dusun Watuketu, Desa Demung.

Ketiganya diduga kuat menjadi korban pembunuhan sadis.

Polisi langsung bergerak cepat. Dari lokasi kejadian, aparat menyita sebilah pisau dan lima unit handphone sebagai barang bukti penting untuk mengungkap kasus ini.

Mengutip laporan Antara, Senin (29/12/2025), tiga korban diketahui merupakan satu keluarga, yakni Muhammad Hasim (58), istrinya Suningsih (38), serta anak perempuan mereka Umi Rahmania (18).

Ketiganya ditemukan tewas di dalam rumah pada Minggu (28/12) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengungkapkan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dan memeriksa kondisi sekitar tempat kejadian perkara (TKP), termasuk kamera pengawas.

“Kami mengamankan lima handphone dan sebilah pisau di lokasi kejadian. Kami juga memeriksa kamera pengintai, namun kondisinya mati,” ujar AKP Agung, Minggu (28/12) malam.

Baca Juga :  Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, tim forensik masih bekerja keras melakukan autopsi terhadap ketiga jenazah di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo.

Hasil autopsi tersebut menjadi kunci untuk mengungkap penyebab kematian dan motif pembunuhan.

“Kami masih menunggu hasil autopsi. Tim forensik masih bekerja,” tegas AKP Agung.

Luka Sayat Dibagian Leher

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga ketiga korban mengalami luka sayatan benda tajam di bagian leher.

Pisau yang ditemukan di lokasi diduga kuat terkait langsung dengan aksi pembunuhan tersebut.

Menariknya, hasil olah TKP sementara tidak menemukan tanda-tanda kehilangan barang milik korban.

Selain itu, rekaman CCTV di sekitar rumah korban masih didalami, meski diduga tidak aktif saat kejadian.

Baca Juga :  Pria Majalengka Tewas Ditusuk di Kembangan, Diduga Masalah Pekerjaan

Tragedi ini pertama kali terungkap saat Abdur (60), orang tua Suningsih, datang ke rumah korban untuk mengantarkan tempe pada Minggu pagi. Namun, rumah dalam kondisi sepi dan tak ada jawaban saat diketuk.

Karena pintu samping tidak terkunci, Abdur sempat masuk dan menaruh tempe di dapur, lalu keluar.

Sekitar 30 menit kemudian, rasa curiga mendorong Abdur masuk kembali ke rumah. Betapa terkejutnya ia saat menemukan Muhammad Hasim bersimbah darah di kamar mandi.

Dalam kondisi panik, ia mencari Suningsih dan Umi Rahmania, hingga akhirnya menemukan keduanya tewas bersimbah darah di dalam kamar.

Kasus ini kini menjadi sorotan luas. Polisi terus mendalami fakta-fakta di lapangan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik pembunuhan satu keluarga yang menggemparkan Situbondo tersebut.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putin Kunjungi China Rayakan 25 Tahun Perjanjian Persahabatan
Bandar Sabu Aek Kanopan Masuk DPO BNN, Wawan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba Labura
Polres Jakut Bongkar 8 Kasus Curanmor dan Curas, Komplotan Ngaku Polisi Narkoba Ditangkap
WHO Tetapkan Wabah Ebola di DRC sebagai Darurat Internasional
Trump Tunda Serangan ke Iran Saat Teheran Perketat Cengkeraman di Hormuz
Rumania: INSP Pastikan Bukan Strain Andes dari Kapal Pesiar
Bareskrim Tahan AKP Deky Jonathan Sasiang, Kasus Narkoba Kutai Barat Terus Dikembangkan
Putin dan Xi Jinping Perkuat Kemitraan Strategis di Hari Jadi ke-25

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:24 WIB

Putin Kunjungi China Rayakan 25 Tahun Perjanjian Persahabatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:23 WIB

Bandar Sabu Aek Kanopan Masuk DPO BNN, Wawan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba Labura

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:55 WIB

Polres Jakut Bongkar 8 Kasus Curanmor dan Curas, Komplotan Ngaku Polisi Narkoba Ditangkap

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:22 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di DRC sebagai Darurat Internasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:19 WIB

Trump Tunda Serangan ke Iran Saat Teheran Perketat Cengkeraman di Hormuz

Berita Terbaru

Kemitraan strategis tanpa batas. Presiden Vladimir Putin memulai kunjungan dua hari ke China untuk mempererat hubungan ekonomi dan politik dengan Presiden Xi Jinping, menandai perayaan seperempat abad traktat persahabatan kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Putin Kunjungi China Rayakan 25 Tahun Perjanjian Persahabatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:24 WIB

Situasi darurat global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat kesehatan masyarakat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

WHO Tetapkan Wabah Ebola di DRC sebagai Darurat Internasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:22 WIB