KSPI Bongkar Alasan Buruh Tolak UMP DKI Rp 5,7 Juta – Tuntut Rp 5,89 Juta

Rabu, 31 Desember 2025 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal akan dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.
(Posnews/KSPI)

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal akan dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026. (Posnews/KSPI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gelombang protes buruh kembali mengguncang Jakarta. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menegaskan penolakan terhadap Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta Rp 5,7 juta yang ditetapkan Pemprov DKI.

Presiden KSPI Said Iqbal membeberkan alasan utama buruh turun ke jalan. Menurutnya, penetapan UMP tersebut tidak lahir dari kesepakatan antara buruh, pemerintah, dan pengusaha.

“Tidak ada kesepakatan. Buruh mengusulkan Rp 5,89 juta, pemerintah Rp 5,73 juta, sementara pengusaha mengajukan formula indeks tertentu,” kata Said, Rabu (31/12/2025).

Said menegaskan, buruh menuntut UMP sesuai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Jakarta, yakni Rp 5,89 juta. Karena itu, ia memastikan penolakan akan terus berlanjut.

“Jadi jelas, tidak ada kesepakatan,” tegasnya.

Selanjutnya, KSPI memastikan akan kembali bertemu pemerintah pusat guna membahas solusi UMP DKI dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Jawa Barat.

“Kami akan bertemu Wamenaker dan Wamensesneg. Pemerintah juga akan memanggil Gubernur DKI Pramono Anung dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk mencari jalan tengah,” ujar Said.

Sebelumnya, aksi demonstrasi buruh berlangsung di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025). Massa menolak keras UMP Rp 5,7 juta yang dinilai tidak mencerminkan kebutuhan riil buruh.

Baca Juga :  HUT ke-81 TNI, Prabowo Sematkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan buruh berdialog langsung dengan Wamensesneg dan Wamenaker. Pemerintah pusat pun berjanji memanggil dua gubernur guna membahas ulang kebijakan UMP.

Ketua DPW FSPMI Jawa Barat Suparno menyatakan, pemanggilan tersebut bertujuan meluruskan penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025.

“Pemerintah pusat akan memanggil Gubernur Jawa Barat dan Gubernur DKI Jakarta untuk membenahi dan meluruskan kebijakan UMP,” tegas Suparno.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Rob Mengancam 15 Provinsi, Kenali Wilayah dan Cara Mengantisipasinya
Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan
Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM
Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan
Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam
Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!
KPK Gali Aliran Suap Lahan Bogor, Dirut Anak Usaha Summarecon Dipanggil
Awas Cuaca Ekstrem! Bibit Siklon 91B Ancam Sejumlah Wilayah, Cek Daerahmu

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:24 WIB

Banjir Rob Mengancam 15 Provinsi, Kenali Wilayah dan Cara Mengantisipasinya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam

Berita Terbaru

Samsung merilis fitur deteksi sleep apnea AI rinci untuk Galaxy Watch dan Galaxy Ring. Simak kategori analisis pernapasan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Luncurkan Fitur Deteksi Sleep Apnea Berbasis AI

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:31 WIB

Update Android 17 mulai bergulir untuk Samsung, OPPO, vivo, realme, OnePlus, dan Nothing. Simak jadwal distribusi lengkapnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Android 17 Resmi Bergulir: Simak Jadwal Lengkap Pembaruan

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:23 WIB

Samsung dikabarkan garap tablet lipat 17 inci yang bisa dilipat jadi 8 inci. Simak bocoran spesifikasi, konsep desain, dan persaingannya dengan Apple. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Garap Tablet Lipat Raksasa 17 Inci

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:21 WIB