Seribu Buruh Besok Geruduk DPR dan Kemnaker, KSPI dan Partai Buruh Tegaskan Tuntutan

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal akan dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.
(Posnews/KSPI)

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal akan dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026. (Posnews/KSPI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan sekitar 1.000 buruh akan menggeruduk DPR RI dan Kementerian Ketenagakerjaan pada Kamis, 15 Januari 2026, untuk menuntut hak pekerja.

“Buruh kembali aksi di DPR dan Kemnaker dengan empat tuntutan. Selain menuntut upah minimum, kami menolak pilkada melalui DPRD yang bisa memberlakukan upah murah dan merugikan buruh,” ujar Said, Rabu (14/1/2026).

Said menjelaskan, hingga kini tidak ada satu pun tuntutan buruh yang dipenuhi Gubernur DKI, Gubernur Jawa Barat, DPR RI, maupun pemerintah pusat.

Pemerintah juga belum menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi terkait ketenagakerjaan.

Empat Isu Utama Disuarakan

Buruh akan menyoroti empat isu penting yang memengaruhi hidup jutaan pekerja dan masa depan demokrasi Indonesia. Aksi ini melanjutkan demonstrasi sebelumnya pada 30 Desember 2025 dan 8 Januari 2026.

Baca Juga :  Trump Batalkan Serangan Kedua: AS Janjikan $100 Miliar

“Sekitar 500–1.000 buruh dari Jabodetabek, Karawang, dan Purwakarta akan turun. Aksi dimulai pukul 10.00 WIB di DPR dan berlanjut pukul 15.00 WIB ke Kemnaker,” tambah Said.

Said memperingatkan, jika tuntutan buruh diabaikan, KSPI dan Partai Buruh akan menggelar aksi lanjutan pada 19 Januari 2026 dan seterusnya.

“Selama keadilan untuk buruh tidak ditegakkan oleh lembaga resmi negara, buruh akan terus turun ke jalan,” tegasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen
Dedi Mulyadi dan AM Hendropriyono Bahas Revitalisasi Wayang, Soroti Moral Bangsa
Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin
Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy
Pengunjuk Rasa Gempur Polisi Jelang Pembukaan KTT G7
Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:14 WIB

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:13 WIB

Dedi Mulyadi dan AM Hendropriyono Bahas Revitalisasi Wayang, Soroti Moral Bangsa

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:08 WIB

Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:48 WIB

Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy

Berita Terbaru

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:14 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB