BNPB Catat 1.157 Korban Tewas Banjir Sumatera, Presiden Prabowo Buka Donasi Resmi

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. (Posnews/Set Pers)

Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. (Posnews/Set Pers)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Upaya pencarian korban banjir bandang di tiga provinsi Pulau Sumatra terus dikebut. Hingga 1 Januari 2026, jumlah korban meninggal dunia tercatat 1.157 jiwa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, temuan terbaru menambah daftar korban tewas. Tiga jasad ditemukan di Aceh Utara, sehingga angka kematian naik dari 1.154 menjadi 1.157 jiwa.

“Temuan hari ini menambah rekapitulasi korban meninggal dunia. Pencarian masih terus berlangsung,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers daring, Kamis (1/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BNPB memastikan operasi pencarian tidak dihentikan. Tim gabungan tetap menyisir lokasi terdampak untuk menekan jumlah warga yang masih masuk daftar orang hilang.

“Kami terus mengupayakan agar jumlah korban yang masih dicari bisa ditekan seminimal mungkin,” tegas Abdul.

Lebih dari sebulan pascabanjir bandang, kondisi pengungsian masih memprihatinkan. Sebanyak 380.360 warga tercatat masih bertahan di pengungsian.

Baca Juga :  Bencana Sumatera, Tito Karnavian Gerakkan Garmen Nasional Kirim 106 Ribu Pakaian

Untuk mendukung pemulihan, pemerintah telah menyiapkan 1.050 unit Hunian Sementara (Huntara) yang sebagian besar siap ditempati, khususnya di Aceh Tamiang dan wilayah terdampak lainnya.

“Sebagian besar huntara sudah siap huni dan segera ditempati warga,” ujar Abdul.

Selain hunian, para korban juga akan menerima santunan dan bantuan ekonomi dari Kementerian Sosial serta dukungan lintas kementerian dan lembaga.

“Bantuan meliputi santunan ekonomi, perabot rumah tangga, dan dukungan lain untuk mempercepat pemulihan ekonomi warga,” jelasnya.

Presiden Prabowo Izinkan Bantuan, Tegaskan Harus Ikhlas

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah membuka ruang bagi semua pihak yang ingin membantu korban bencana di Sumatra. Namun, ia menekankan bantuan harus diberikan secara tulus dan tanpa pamrih.

“Kalau ada pihak yang ikhlas mau membantu, tentu tidak kita tolak. Tapi mekanismenya harus jelas,” kata Prabowo usai meninjau hunian korban bencana di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Baca Juga :  Operasi Wirawaspada Digelar, Imigrasi Sikat TKA Ilegal di Kawasan Industri dan Tambang

Prabowo mengingatkan pengalaman masa lalu, di mana bantuan sempat berujung pada tuntutan tertentu.

“Kita pernah dibantu, tapi akhirnya ada yang menagih. Ini yang tidak boleh terulang,” ujarnya.

Karena itu, Prabowo meminta setiap bantuan disalurkan secara resmi melalui pemerintah agar transparan dan tepat sasaran.

Ia juga memberi kewenangan kepada Gubernur Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk membuka rekening khusus donasi bencana.

“Silakan kalau mau membantu. Dari dalam negeri atau pihak mana pun, bisa langsung kirim ke rekening resmi pemerintah daerah,” tegas Prabowo.

Presiden berharap langkah tersebut mempercepat penyaluran bantuan dan meringankan penderitaan warga terdampak.

“Tujuan kita satu, bekerja cepat untuk mengurangi beban rakyat yang tertimpa musibah,” pungkasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Eks Ketua BEM UGM Klaim Mobilnya Dipasangi Alat Pelacak
Anggaran KemenHAM 2027 Fokus Kanwil dan Pelayanan HAM, Bukan Bangun Gedung
KP2MI Kawal Kasus TKW Dianiaya di Johor Bahru, Korban Kini di Rumah Aman
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Dunia Makin Percaya Indonesia, Prabowo Perintahkan Rosan Umumkan Data Investasi
Aksi Demo Mahasiswa Disorot, Polisi Ungkap Kronologi Pemberitahuan WhatsApp
Ketua BEM UI Balas Polisi Soal Demo Bundaran HI: Hak Konstitusional, Bukan Minta Izin
Pemerintah Pastikan Seluruh Warga Berhak Bansos Masuk Sistem Perlinsos

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:38 WIB

Viral! Eks Ketua BEM UGM Klaim Mobilnya Dipasangi Alat Pelacak

Senin, 15 Juni 2026 - 09:26 WIB

Anggaran KemenHAM 2027 Fokus Kanwil dan Pelayanan HAM, Bukan Bangun Gedung

Senin, 15 Juni 2026 - 08:56 WIB

KP2MI Kawal Kasus TKW Dianiaya di Johor Bahru, Korban Kini di Rumah Aman

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:30 WIB

Dunia Makin Percaya Indonesia, Prabowo Perintahkan Rosan Umumkan Data Investasi

Berita Terbaru

Tandukan dramatis Daichi Kamada pada menit-menit akhir menyelamatkan Jepang dari kekalahan saat menghadapi Belanda pada laga pembuka Piala Dunia. Dok: (AP Photo/Julio Cortez)

SPORT

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Jun 2026 - 08:35 WIB