LPSK Buka Perlindungan bagi Aktivis dan Influencer yang Teror Kritik Publik

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor LPSK di Jakarta. (Posnews/LPSK)

Kantor LPSK di Jakarta. (Posnews/LPSK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) membuka pintu bagi aktivis dan influencer yang merasa diintimidasi atau diteror setelah menyampaikan kritik publik.

Permohonan perlindungan bisa diajukan langsung ke LPSK sesuai prosedur berlaku.

Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati, menegaskan lembaganya siap memproses cepat jika ada aktivis maupun influencer yang membutuhkan tindakan darurat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengundang para aktivis untuk berkoordinasi dengan LPSK jika membutuhkan perlindungan cepat. Saat ini, kami masih menunggu data pasti terkait siapa saja yang memerlukan bantuan,” ujar Suparyati, Jumat (2/1/2026).

Langkah Proaktif LPSK

Menurut Suparyati, LPSK telah berkomunikasi dengan jejaring organisasi untuk memetakan kondisi awal. Jika ada permohonan, lembaga akan segera melakukan identifikasi kebutuhan pemohon, termasuk evakuasi jika diperlukan.

Baca Juga :  Kasus CSR BI-OJK Memanas, KPK Segera Tahan 2 Anggota DPR Satori dan Heri Gunawan

“Kami memiliki perlindungan darurat yang biasanya aktif dalam tujuh hari. Begitu menerima informasi kebutuhan, kami bergerak cepat untuk memeriksa kondisi pemohon,” jelasnya.

Aktivis dan Influencer Mengaku Diteror

Beberapa influencer mengaku menjadi korban teror setelah mengkritik penanganan bencana di Sumatera, antara lain Ramon Dony Adam alias DJ Donny, Sherly Annavita, dan Chiki Fawzi.

DJ Donny melaporkan dua serangan di rumahnya, berupa pengiriman bangkai ayam dan lemparan molotov.

“Kemarin dikirim bangkai ayam, lalu semalam jam 03.00 WIB, CCTV merekam orang melempar molotov ke rumah saya,” ungkap Donny.

Baca Juga :  Polsek Tanjung Priok Buru Jaringan Penggelapan Mobil Rental, 2 Pelaku Masih Buron

Sherly Annavita mendapati mobilnya dicoret-coret, sementara Chiki Fawzi menerima ancaman digital.

Greenpeace Indonesia juga melaporkan aktivisnya, Iqbal Damanik, mendapat ancaman serupa berupa bangkai ayam dan pesan intimidasi: “Jagalah ucapanmu apabila Anda ingin menjaga keluargamu. Mulutmu harimaumu.”

LPSK Dorong Koordinasi Cepat

LPSK memastikan setiap laporan teror akan ditindaklanjuti dengan cepat dan profesional.

“Kami akan mengidentifikasi kebutuhan darurat, baik tempat aman maupun perlindungan hukum, agar para aktivis dan influencer tetap aman dalam menjalankan kritik dan pengawasan publik,” tutup Suparyati.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB