BNNP Sumsel Sergap 2 Kurir Narkoba di Musi Banyuasin, Ribuan Ekstasi dan Vape Ilegal Disita

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Kurir Narkoba Dibekuk di Musi Banyuasin, Ribuan Ekstasi Siap Edar. Posnews/BNNP)

Dua Kurir Narkoba Dibekuk di Musi Banyuasin, Ribuan Ekstasi Siap Edar. Posnews/BNNP)

SUMATERA SELATAN, POSNEWS.CO.ID — Aparat kembali membongkar peredaran narkoba lintas provinsi. Kali ini, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan (BNNP Sumsel) menyergap dua kurir narkoba di Jalan Lintas Sumatera, Bayung Lencir–Jambi, Kabupaten Musi Banyuasin.

Penggerebekan ini sekaligus menggagalkan upaya pengiriman narkotika dalam jumlah besar ke luar daerah.

Petugas menangkap dua tersangka berinisial TQ (20) warga Palembang dan PZ (26) asal PALI. Keduanya diamankan pada Senin pagi (29/12/2025) sekitar pukul 06.35 WIB saat melintas menggunakan mobil.

Modus Dua Mobil, Satu Jadi Pengawal

Sebelumnya, tim menerima informasi intelijen terkait pergerakan jaringan narkoba lintas wilayah Purun–PALI. Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan BNNP Sumsel, BNN RI, Bea Cukai, dan Polri langsung bergerak dan memantau target.

Baca Juga :  Polri Bentuk Strategi Nasional Selamatkan Generasi Emas dari Bahaya Narkoba

Selanjutnya, petugas mendapati dua kendaraan mencurigakan. Satu unit Toyota Innova Reborn mengangkut narkoba, sedangkan Daihatsu Sigra bertugas sebagai mobil pengawal.

Saat petugas menyergap, mereka menemukan 10 bungkus besar narkotika tersembunyi di dalam kendaraan utama.

Petugas BNNP Sumsel menunjukkan barang bukti ribuan ekstasi dan cartridge vape ilegal
Petugas BNNP Sumsel menunjukkan barang bukti ribuan ekstasi dan cartridge vape ilegal

Ribuan Barang Haram Disita

Hasil penggeledahan mengungkap barang bukti dalam jumlah mencengangkan. Petugas menyita:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • 783 cartridge vape berisi liquid merek Yakuza yang mengandung Etomidate (narkotika golongan II),
  • 9.679 butir ekstasi hijau merek Kenzo yang mengandung 2C-B (narkotika golongan I),
  • serta pecahan ekstasi seberat 33 gram.
Baca Juga :  Polisi Gerebek Tambora, Pengedar Ganja 2,1 Kg Ditangkap di Jembatan Besi

Secara keseluruhan, berat narkotika mencapai ribuan gram dan siap diedarkan.

BNN Tegaskan Perang Tanpa Ampun

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sumsel Kombes Basani R Sagala menegaskan, penangkapan ini baru langkah awal.

Saat ini, penyidik terus memburu jaringan besar yang mengendalikan dua kurir muda tersebut.

Sementara itu, Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menekankan narkoba merupakan ancaman serius bagi kemanusiaan.

Menurutnya, peredaran narkoba merusak masa depan bangsa dan harus dilawan tanpa kompromi.

Dengan pengungkapan ini, aparat mengirim pesan keras kepada sindikat narkoba. Jalur lintas Sumatera kini bukan lagi tempat aman bagi pengedar barang haram.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB