Pembunuh Anak Politikus PKS Dibekuk, Polisi Tangkap HA di Rumah Mewah Cilegon

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Tangkap HA, Pembunuh Anak Politikus PKS di Rumah Mewah Cilegon. (Posnews/Ist)

Polisi Tangkap HA, Pembunuh Anak Politikus PKS di Rumah Mewah Cilegon. (Posnews/Ist)

BANTEN, POSNEWS.CO.ID – Tabir pembunuhan sadis anak politikus PKS akhirnya terbuka. Polisi menangkap pria berinisial HA (31), pelaku pembunuhan bocah 9 tahun, anak politikus PKS Cilegon Maman Suherman, di sebuah rumah mewah di Kota Cilegon, Banten.

Pelaku ternyata bekerja sebagai karyawan swasta di Cilegon. Polisi membekuk HA pada Jumat (3/1/2026) setelah ia kepergok mencuri di rumah mantan anggota DPRD Cilegon, Roisudin Sayuri.

“Pelaku berinisial HA, usia 31 tahun, karyawan swasta di Cilegon,” ujar Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Darmawan, Sabtu (3/1/2026).

Terungkap Usai Kepergok Mencuri

Awalnya, HA diamankan warga dan aparat saat mencuri di rumah eks anggota DPRD Cilegon. Namun, setelah polisi mendalami identitasnya, fakta mengejutkan pun terungkap.

Pelaku ternyata warga Palembang, Sumatera Selatan, yang selama ini tinggal di Perumahan Bumi Rakata, Cilegon.

Baca Juga :  Kyiv Membeku: Rusia Gempur dengan Rudal Kinzhal

“Orang ini asal Palembang, tinggal di Bumi Rakata,” tegas Kapolsek Cilegon AKP Firman Al Hamid.

Selain itu, Firman memastikan HA memang bekerja di perusahaan swasta, meski polisi belum menggali detail pekerjaannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, anggota Polsek Cilegon bersama Brimob Polda Banten langsung menyerahkan HA ke Satreskrim Polresta Cilegon untuk pengembangan kasus.

Tak lama berselang, tim Resmob Polda Banten dan Polres Cilegon turun tangan memperkuat penyelidikan.

“Setelah tersangka diamankan, Resmob Polda dan Polres langsung bergerak,” kata Firman.

Pembunuhan Sadis, Korban Alami 19 Luka

Diketahui, tragedi berdarah ini terjadi pada 16 Desember 2025 di rumah mewah korban di Perumahan BBS 3, Cilegon. Bocah berusia 9 tahun itu ditemukan tewas bersimbah darah di lantai satu rumah.

Baca Juga :  Karyawati Koperasi PNM Tewas Setengah Bugil di Pasangkayu, Pelaku Suami Nasabah

Hasil autopsi mengungkap korban mengalami 19 luka akibat senjata tajam dan benda tumpul. Luka-luka itu membuat korban tewas mengenaskan.

Kasus ini sempat menyulitkan penyidik. Pasalnya, CCTV rumah korban mati sejak 2023 dan tidak ada petugas sekuriti di lingkungan tersebut.

Meski demikian, polisi tak menyerah. Penyidik memeriksa 18 saksi, mulai dari keluarga korban hingga tetangga sekitar, hingga akhirnya pelaku berhasil diringkus.

Kini, polisi terus mendalami motif pembunuhan sadis tersebut dan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Pengungkapan ini sekaligus mengakhiri misteri pembunuhan anak politikus PKS yang sempat mengguncang Cilegon dan Banten.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov
Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir
Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:43 WIB

6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:31 WIB

Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Berita Terbaru