Ibu Korban Penculikan Anak di Kelapa Gading Blak-Blakan Jelaskan Kronologisnya

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Desy Purnomo (36), Ibu Korban Penculikan Anak di Kelapa Gading. (Posnews/MR)

Desy Purnomo (36), Ibu Korban Penculikan Anak di Kelapa Gading. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus penculikan anak di Kelapa Gading, Jakarta Utara, akhirnya terungkap. Desy Purnomo (36) membeberkan kronologi penculikan putranya J (3) yang dilakukan mantan suaminya, JE (38), di Gedung Parkir P.2 Apartemen Sherwood, Sabtu (3/1/2026).

Desy menyampaikan kesaksiannya kepada awak media di Kelapa Gading, Jumat (9/1/2026). Ia menegaskan penculikan itu bukan peristiwa spontan, melainkan diduga telah direncanakan matang.

Sebelumnya, Desy mengaku berpisah rumah sejak Februari 2024 akibat tekanan psikis dan dugaan KDRT nonfisik. Saat itu, JE melarang Desy membawa anak yang masih menyusu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, Desy menempuh jalur hukum hak asuh. Namun, pada tingkat pengadilan pertama hingga banding, hak asuh sempat jatuh ke tangan JE.

Kemudian, Desy melanjutkan upaya hukum hingga kasasi. Mahkamah Agung melalui Putusan Nomor 3218/K/Pdt/2025 tertanggal 12 Agustus 2025 menetapkan hak asuh anak sah berada di tangan Desy.

Baca Juga :  Kampung Narkoba di OKU Timur Digulung Polisi, 5 Pelaku dan 47 Paket Sabu Disita

Meski demikian, JE menolak menyerahkan anak dan memutus komunikasi. Karena itu, Desy menjemput anaknya di sekolah pada 30 Oktober 2025, lalu tinggal di Apartemen Sherwood tanpa sepengetahuan mantan suami.

Diduga Menguntit dan Menyewa Apartemen

Namun, JE diduga membuntuti Desy hingga mengetahui tempat tinggalnya. Bahkan, pelaku menyewa unit di apartemen yang sama untuk melancarkan aksinya.

Puncaknya, pada Sabtu (3/1/2026) pukul 09.45 WIB, JE bersama dua rekannya menarik paksa J saat Desy hendak masuk mobil.

“Dia mengenakan baju hitam dan masker, langsung membawa anak saya tanpa bicara,” ujar Desy.

Pelaku kemudian kabur lewat tangga darurat dan melarikan diri menggunakan Toyota Fortuner putih.

Setelah kejadian, Desy segera melapor ke polisi. Aparat menelusuri CCTV dan menyimpulkan unsur pidana terpenuhi.

Baca Juga :  Konser Gesrek Ancol Kacau 21 Ponsel Raib, 5 Pelaku Dibekuk Polisi - Begini Modusnya

Anak korban akhirnya ditemukan di rumah JE di Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Namun, proses penjemputan berlangsung hingga enam jam karena pelaku tidak kooperatif.

Polisi akhirnya mengeluarkan surat penggeledahan dan penangkapan sebelum JE menyerahkan diri dan anak korban.

Polisi: Hak Asuh Sah di Tangan Ibu

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra menegaskan penculikan dilakukan karena pelaku mengaku tak bisa bertemu anaknya selama berbulan-bulan.

“Namun secara hukum, hak asuh anak sah berada di tangan ibu,” tegas Seto.

Polisi mengamankan satu rekan pelaku berinisial JP (25), sementara satu pelaku lain bernama Debyson masih diburu. Sejumlah barang bukti, termasuk pakaian pelaku, turut disita.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa putusan pengadilan soal hak asuh anak wajib dihormati, dan setiap tindakan sepihak dapat berujung pidana.

Penulis : Muhammad Rian

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar
Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen
Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Etomidate dalam Botol Obat Batuk dan Sabu di Rambut Terbongkar di Rutan Salemba
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin
Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:34 WIB

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:14 WIB

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:44 WIB

Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk

Berita Terbaru

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:14 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB