Pasutri Pakistan Telan 162 Kapsul Sabu, Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan di Bandara Soetta

Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasutri Pakistan Telan 159 Kapsul Sabu Seberat 1,6 Kg. (Posnews/Ist)

Pasutri Pakistan Telan 159 Kapsul Sabu Seberat 1,6 Kg. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Mengerikan sindikat narkotika dalam menyeludupkan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta membongkar penyelundupan sabu lintas negara yang melibatkan pasangan suami-istri asal Pakistan.

Petugas langsung menangkap Javed Muhammad (35) dan Bibi Saima (28) setibanya di Bandara Soetta, Selasa (6/1/2026) sore.

Selanjutnya, penyidik mengungkap modus nekat body packing yang digunakan kedua tersangka. Mereka menelan ratusan kapsul sabu untuk mengelabui pemeriksaan dan mengedarkan narkoba di Indonesia.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyatakan, total kapsul sabu yang ditelan mencapai 162 buah.

Baca Juga :  Mudik Gratis Banten 2026, Kuota 855 Orang - Warga Ber-KTP Banten Wajib Daftar Online

“Kami mengungkap peredaran narkotika dengan modus swallowing atau body packing, di mana pelaku menyembunyikan sabu di dalam organ tubuh,” ujar Eko, Jumat (9/1/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 17.00 WIB.

Petugas kemudian mencurigai dua WN Pakistan dan melakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan alat rontgen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasilnya, pemeriksaan rontgen memperkuat temuan adanya narkoba yang ditelan dan dikemas dalam kapsul di lambung serta usus kedua tersangka.

Pasutri tersebut diketahui terbang menggunakan maskapai Thai Airways dengan rute Lahore (Pakistan)–Bangkok (Thailand)–Jakarta.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Panggil Menteri Bahas Bencana Sumatra dan Libur Akhir Tahun 2025

Selanjutnya, tim medis mengeluarkan 97 kapsul sabu dari tubuh Javed Muhammad dan 62 kapsul dari tubuh Bibi Saima.

Secara keseluruhan, polisi menyita 159 kapsul sabu dengan berat bruto sekitar 1.639,23 gram. Sementara itu, sisa kapsul masih dalam proses pengeluaran dengan pengawasan medis ketat.

“Tim RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri mengeluarkan barang bukti secara alami dengan memberikan obat perangsang buang air besar,” tutup Eko.

Dengan demikian, kedua tersangka terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB