Presiden Prabowo Panggil Menteri Bahas Bencana Sumatra dan Libur Akhir Tahun 2025

Minggu, 14 Desember 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama Menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Jawa Barat. (Posnews/Instagram Seskab)

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama Menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Jawa Barat. (Posnews/Instagram Seskab)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Usai meninjau langsung daerah terdampak bencana di Sumatera, Presiden Prabowo Subianto langsung memanggil sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, pertemuan ini menekankan dua fokus penting: penanganan bencana dan persiapan libur akhir tahun 2025.

Menteri yang hadir antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PUPR Dody Hanggodo, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Raja Juli.

Baca Juga :  HUT ke-75, Polairud Gelar Sholat Gaib dan Istighosah di Muara Angke untuk Korban Bencana

Dalam rapat, Presiden menekankan pembangunan hunian sementara dan tetap bagi warga terdampak harus segera rampung.

Ia juga memerintahkan penambahan alat berat, truk air bersih, dan toilet portable di lokasi paling terdampak.

“Presiden ingin seluruh pengungsi mendapat kebutuhan dasar dengan cepat,” ujar Teddy, Minggu (14/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, rapat membahas stabilitas ketahanan pangan, harga kebutuhan pokok, dan perkembangan ekonomi nasional, termasuk bea cukai dan pajak.

Baca Juga :  Politik Identitas: Pisau Bermata Dua dalam Demokrasi Majemuk

Pemerintah menyiapkan insentif transportasi untuk mendukung liburan akhir tahun, mulai dari tarif tol, tiket pesawat, kereta, kapal laut, hingga fasilitas publik.

Langkah ini menunjukkan Presiden Prabowo serius memastikan bantuan cepat tersalurkan dan liburan masyarakat aman, sekaligus memperkuat koordinasi antar-menteri dalam menghadapi akhir tahun yang sibuk. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB