Mudik Gratis Banten 2026, Kuota 855 Orang – Warga Ber-KTP Banten Wajib Daftar Online

Senin, 19 Januari 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mudik gratis Banten 2026 resmi dibuka, tujuan Jawa–Sumatera, kuota terbatas. (Posnews/Ist)

Mudik gratis Banten 2026 resmi dibuka, tujuan Jawa–Sumatera, kuota terbatas. (Posnews/Ist)

SERANG, POSNEWS.CO.ID – Tak terasa sekitar dua bulan lagi ummat muslim akan merayakan Hari Raya Lebaran dengan mudik berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Karena itu, Pemprov Banten kembali menggeber Mudik Gratis Lebaran 2026, dengan kuota 855 orang untuk warga ber-KTP Banten.

Pendaftaran dibuka 18 Februari sampai 18 Maret 2026 secara online melalui jawaramudik.bantenprov.go.id, menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program yang digagas Dinas Perhubungan (Dishub) Banten ini menghadirkan solusi perjalanan murah dan aman khusus bagi masyarakat provinsi.

Baca Juga :  Komisi III DPR Gelar Rapat Pleno Putuskan Calon Hakim Agung dan Hakim Adhoc

Selanjutnya, pemudik akan diberangkatkan dari Kota Serang menuju tujuh kota tujuan di lima provinsi di Jawa dan Sumatera.

Dishub Banten memastikan armada bus yang disiapkan layak jalan, dikemudikan pengemudi profesional, dan sistem pendaftaran terintegrasi online.

“Program ini bertujuan memberi layanan mudik yang aman, nyaman, tertib, dan gratis, sehingga masyarakat pulang kampung tanpa memikirkan biaya dan kerumitan perjalanan,” ujar Dishub Banten.

Tekanan pada Keselamatan dan Ukuran Efisiensi

Dishub juga menegaskan mudik gratis kali ini ditujukan untuk meminimalkan angka kecelakaan di jalur mudik, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya selama arus mudik Lebaran 2026.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026 Dijaga Ketat, Polda Metro Siagakan 6.802 Personel - Ada 95 Pos Pengamanan

Program mudik gratis menjadi alternatif bagi warga Banten, terutama setelah kuota Mudik Gratis 2025 ludes hanya dalam hitungan jam.

Pemprov Banten mendorong masyarakat yang berminat agar segera mendaftar secara online, karena program ini tanpa biaya dan kuotanya terbatas. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Janji Masuk SPKT Polres Banjarbaru, Polisi Gadungan Ditangkap usai Tipu Kekasih
Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T
Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit
Balita 2 Tahun Diculik dan Diduga Dijadikan Jaminan Utang Arisan Online di Makassar
Jenazah Korban KKB Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI, Ditemukan di Jurang Kali Kolaf
MBG di SMKN 6 Semarang Diduga Sebabkan Keracunan 707 Orang, 9 Orang Dirawat
Grand Max Bawa BBM Terbakar di Tanjung Senang, Polisi Dalami Dugaan Pengecoran

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Janji Masuk SPKT Polres Banjarbaru, Polisi Gadungan Ditangkap usai Tipu Kekasih

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Balita 2 Tahun Diculik dan Diduga Dijadikan Jaminan Utang Arisan Online di Makassar

Berita Terbaru

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB