Gempa M 7,1 Guncang Kepulauan Talaud, BNPB Pantau Dampak – Warga Diminta Waspada

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. (Posnews/Ist)

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memantau terus dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/1/2026).

Gempa kuat tersebut sempat memicu kepanikan warga setempat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud bersama BPBD Provinsi Sulawesi Utara segera turun ke lapangan untuk melakukan monitoring dan pendataan awal.

Langkah ini dilakukan guna mengidentifikasi dampak gempa sekaligus mengantisipasi potensi gempa susulan.

Namun demikian, hingga Minggu (11/1/2026), BNPB belum menerima laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Hujan Guyur Jakarta hingga Tangsel, Waspada Genangan

“Hingga laporan ini kami susun, belum ada informasi korban jiwa atau kerusakan infrastruktur,” ujar Abdul Muhari.

Meski begitu, BNPB tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah. Warga di wilayah terdampak diminta tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih dapat terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi bangunan yang berpotensi rusak, memastikan lingkungan sekitar dalam kondisi aman, serta hanya mengikuti informasi resmi dari BNPB, BMKG, dan instansi terkait.

Baca Juga :  Gempa M7,6 Bitung Tewaskan 1 Orang, BNPB Minta Daerah Tetapkan Status Darurat

Berdasarkan data BNPB, gempa tercatat pada koordinat 3,64 Lintang Utara dan 126,98 Bujur Timur dengan kedalaman 17 kilometer.

Pusat gempa berada di tenggara Melonguane, dekat Pulau Karatung, Tahuna, dan barat laut Ternate, Maluku Utara.

Guncangan gempa dirasakan kuat selama sekitar 20 hingga 30 detik di wilayah Kepulauan Talaud. Akibatnya, warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

BNPB terus memantau kondisi secara intensif sambil menunggu laporan lengkap dari daerah untuk memastikan situasi pascagempa tetap terkendali.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB