JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Jakarta Utara dikepung banjir. Ratusan warga Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, terpaksa mengungsi ke dalam boks container di sekitar lokasi permukiman, Senin (12/1/2026) sore.
Air yang terus meninggi memaksa warga meninggalkan rumah demi keselamatan.
Banjir merendam permukiman RT 18 RW 05 Kampung Sepatan dengan ketinggian air mencapai 70 hingga 80 sentimeter.
Akibatnya, warga korban banjir memilih mengungsi ke area yang lebih aman, termasuk memanfaatkan boks container milik pool garasi di sekitar pemukiman.
Selain itu, lokasi rumah warga yang berdekatan langsung dengan area pool container membuat tempat tersebut menjadi satu-satunya titik aman yang bisa dijangkau dalam kondisi darurat.

Salah satu warga terdampak, Aji (55), mengungkapkan air naik dengan cepat hingga memaksa warga mengungsi seadanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Air sudah makin tinggi, mas. Jadi kami terpaksa mengungsi seadanya di dalam boks container,” ujar Aji saat ditemui di lokasi pengungsian.
Sementara itu, warga lainnya, Darmi (65), mengatakan air mulai merendam rumah sejak Senin pagi. Warga pun bergerak cepat menyelamatkan diri dan harta benda.
“Yang lansia dan orang tua langsung cari tempat aman di boks container. Anak saya masih berusaha mengemas barang-barang berharga di rumah,” tutur Darmi.
Di sisi lain, warga Kampung Sepatan berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan, menyediakan tempat pengungsian layak, serta mendirikan dapur umum. Pasalnya, hujan susulan masih berpotensi turun, sementara lokasi permukiman berada dekat Kali Cakung Drain yang rawan meluap.
Jika curah hujan kembali tinggi, warga khawatir genangan akan semakin parah dan memperluas wilayah terdampak banjir di Jakarta Utara.
Penulis : Muhammad Rian
Editor : Hadwan

















