Ratusan Warga Kampung Sepatan Cilincing Mengungsi di Boks Container Akibat Banjir Jakut

Senin, 12 Januari 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kampung Sepatan mengungsi di dalam boks container saat banjir merendam permukiman RT 18 RW 05 Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

Warga Kampung Sepatan mengungsi di dalam boks container saat banjir merendam permukiman RT 18 RW 05 Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Jakarta Utara dikepung banjir. Ratusan warga Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, terpaksa mengungsi ke dalam boks container di sekitar lokasi permukiman, Senin (12/1/2026) sore.

Air yang terus meninggi memaksa warga meninggalkan rumah demi keselamatan.

Banjir merendam permukiman RT 18 RW 05 Kampung Sepatan dengan ketinggian air mencapai 70 hingga 80 sentimeter.

Akibatnya, warga korban banjir memilih mengungsi ke area yang lebih aman, termasuk memanfaatkan boks container milik pool garasi di sekitar pemukiman.

Selain itu, lokasi rumah warga yang berdekatan langsung dengan area pool container membuat tempat tersebut menjadi satu-satunya titik aman yang bisa dijangkau dalam kondisi darurat.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Kejar Buronan EG Kasus Pembunuhan Kepala BRI Cempaka Putih

 

Warga Kampung Sepatan Terpaksa Tinggalkan Rumah, Cari Aman di Container
Warga Kampung Sepatan Terpaksa Tinggalkan Rumah, Cari Aman di Container. (Posnews/MR)

Salah satu warga terdampak, Aji (55), mengungkapkan air naik dengan cepat hingga memaksa warga mengungsi seadanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air sudah makin tinggi, mas. Jadi kami terpaksa mengungsi seadanya di dalam boks container,” ujar Aji saat ditemui di lokasi pengungsian.

Sementara itu, warga lainnya, Darmi (65), mengatakan air mulai merendam rumah sejak Senin pagi. Warga pun bergerak cepat menyelamatkan diri dan harta benda.

Baca Juga :  Kapolri Tegaskan TNI-Polri Ambil Langkah Tegas Hadapi Aksi Anarkis di Sejumlah Wilayah

“Yang lansia dan orang tua langsung cari tempat aman di boks container. Anak saya masih berusaha mengemas barang-barang berharga di rumah,” tutur Darmi.

Di sisi lain, warga Kampung Sepatan berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan, menyediakan tempat pengungsian layak, serta mendirikan dapur umum. Pasalnya, hujan susulan masih berpotensi turun, sementara lokasi permukiman berada dekat Kali Cakung Drain yang rawan meluap.

Jika curah hujan kembali tinggi, warga khawatir genangan akan semakin parah dan memperluas wilayah terdampak banjir di Jakarta Utara.

Penulis : Muhammad Rian

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Banjir Jakarta 1 Mei 2026: 31 RT Terendam, Air Capai 130 Cm Usai Hujan Deras
Tabrakan KA Bekasi Timur, Polisi Periksa Manajemen Green SM – Kasus Naik Penyidikan
Polisi Terapkan Pengamanan Humanis saat May Day 2026 di Jakarta – Kerahkan 24 Ribu Personel
May Day 2026: 200 Ribu Buruh Kepung Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Apartemen Mediterania Terbakar, Evakuasi Dramatis Warnai Kepanikan Penghuni

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:29 WIB

101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:07 WIB

Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:18 WIB

Banjir Jakarta 1 Mei 2026: 31 RT Terendam, Air Capai 130 Cm Usai Hujan Deras

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:39 WIB

Tabrakan KA Bekasi Timur, Polisi Periksa Manajemen Green SM – Kasus Naik Penyidikan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB