Tragedi Banjir Semper Barat: Suami Istri Diduga Tersengat Listrik Saat Pindahkan Kulkas

Senin, 12 Januari 2026 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian mengamankan TKP korban tersengat listrik akibat banjir. (Posnews/Ist)

Petugas kepolisian mengamankan TKP korban tersengat listrik akibat banjir. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sebuah tragedi terjadi di Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026).

Pasangan suami istri, Hadi Warno (54) dan Naning Juniarty (49), ditemukan tewas diduga tersengat listrik saat rumah mereka terendam banjir.

Anak korban menemukan kedua orangtuanya mengambang di dalam rumah sepulang sekolah sekitar pukul 10.30 WIB.

Lokasi kejadian berada di Blok R Gang II Nomor 12 RT 004 RW 008.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 4 April 2026, Jabodetabek Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, menjelaskan bahwa dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Untuk sementara penyebab kematian diduga karena tersengat aliran listrik, karena ada kabel kulkas yang terkelupas dan kondisi rumah sedang kebanjiran,” kata Bobi.

Dugaan Penyebab Kematian

Polisi menduga kuat kematian korban terkait arus listrik yang mengalir ke rumah saat terendam banjir. Dugaan ini diperkuat dengan temuan kabel kulkas yang terkelupas di rumah korban.

Baca Juga :  Buruh Marah, KSPI-Partai Buruh Gelar Aksi Nasional Hari Ini Tolak Kenaikan Upah Rp 90 Ribu

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, jenazah pasangan suami istri tersebut disemayamkan di Musala Al Mukaromah, yang berada tepat di depan rumah korban.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus, termasuk meminta keterangan saksi-saksi dan menunggu hasil visum et repertum.

“Kami telah mengamankan TKP, memintai keterangan saksi, serta membuat visum untuk memastikan penyebab kematian korban,” ujar Bobi.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB