Relokasi Warga Kalideres Jelang Ramadan Dipertanyakan, Nasib 248 KK Jadi Sorotan

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah saat meninjau kondisi warga di Kelurahan Kamal dan Pegadungan, Kecamatan Kalideres. (Posnews/Kominfo)

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah saat meninjau kondisi warga di Kelurahan Kamal dan Pegadungan, Kecamatan Kalideres. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan merelokasi 21 kepala keluarga (KK) dari lahan milik Pemprov DKI Jakarta di Kelurahan Kamal dan Pegadungan, Kecamatan Kalideres.

Namun, rencana ini langsung menuai sorotan karena dinilai belum menjawab nasib ratusan KK lain yang tinggal di lokasi tersebut.

Pemkot Jakarta Barat menargetkan relokasi dilakukan sebelum Ramadan 2026 dengan memindahkan warga ke Rusunawa Tegal Alur dan Rusunawa Pesakih.

Meski begitu, kebijakan ini baru menyentuh 21 KK, sementara data mencatat 248 KK telah lama menempati lahan itu.

Jaminan Hunian Dinilai Belum Jelas

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyatakan Pemkot telah menyiapkan rusunawa yang layak huni.

Baca Juga :  Update Cilacap Longsor, 269 KK Terdampak, BNPB Siapkan Relokasi dan Huntara

Namun, Pemkot belum menjelaskan jaminan jangka panjang, mulai dari kepastian masa tinggal, biaya sewa setelah enam bulan gratis, hingga akses pekerjaan bagi warga terdampak.

“Kami memastikan hunian aman dan nyaman,” kata Iin. Meski demikian, keberlanjutan hidup warga pascarelokasi masih menjadi tanda tanya, terutama bagi keluarga rentan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketimpangan data kependudukan ikut memicu kritik. Di Pegadungan, hanya 36 dari 121 KK ber-KTP DKI, sedangkan 85 KK lainnya non-KTP DKI.

Sementara di Kamal, tercatat 113 dari 127 KK ber-KTP DKI, sisanya berasal dari luar daerah.

Nasib Warga Non-KTP Menggantung

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar terkait nasib ratusan KK non-KTP DKI yang belum masuk skema relokasi.

Baca Juga :  Mudik Gratis Banten 2026, Kuota 855 Orang - Warga Ber-KTP Banten Wajib Daftar Online

Hingga kini, Pemkot Jakarta Barat belum memaparkan solusi konkret bagi kelompok tersebut.

Pemkot berdalih lahan itu merupakan aset resmi Pemprov DKI yang akan dijadikan Taman Pemakaman Umum (TPU).

Namun, publik menilai pembangunan TPU berjalan lebih cepat dibanding penyelesaian masalah sosial warga yang sudah bertahun-tahun bermukim di kawasan itu.

Sejumlah pengamat menilai relokasi harus disertai peta jalan sosial yang adil dan transparan, bukan sekadar pengosongan lahan.

Dengan tenggat waktu yang kian dekat, publik kini menunggu komitmen nyata Pemkot Jakarta Barat dalam menjamin hak dan masa depan seluruh warga terdampak.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS
He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia
Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas
Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China
Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis
150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku
May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:29 WIB

101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:54 WIB

Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:49 WIB

He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:07 WIB

Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:46 WIB

Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Berita Terbaru

Ilustrasi, Ambang perang terbuka. Teheran memperingatkan balasan mematikan jika Washington melancarkan serangan baru, sementara penutupan Selat Hormuz terus mencekik 20% pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:54 WIB

Visi kemitraan masa depan. Wakil Perdana Menteri China He Lifeng mengajak Belgia untuk mempererat tradisi kerja sama yang saling menguntungkan dan menjaga sistem perdagangan dunia yang terbuka di tengah dinamika hubungan China-Uni Eropa.  Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:49 WIB

Modernisasi armada laut. Presiden Pakistan Asif Ali Zardari meresmikan kapal selam pertama dari delapan unit kelas Hangor di Sanya, China, sebagai langkah strategis memperkuat pertahanan maritim dan deterensi di kawasan Samudra Hindia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:46 WIB