Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Insanul Fahmi Besok, Uji Perdamaian Kasus Penipuan

Senin, 19 Januari 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insanul Fahmi. (Posnews/Ist)

Insanul Fahmi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya kembali menggerakkan penyelidikan kasus dugaan penipuan yang menyeret Insanul Fahmi, suami Wardatina Mawa.

Polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Insanul Fahmi pada Selasa (20/1/2026) untuk memastikan pencabutan laporan dan dugaan perdamaian dengan pelapor Inara Rusli.

Selanjutnya, penyidik Biddhumas Polda Metro Jaya memanggil Insanul Fahmi guna menguji keabsahan pencabutan laporan sebagai syarat penerapan restorative justice.

Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB di Mapolda Metro Jaya.

Kasubdit Penmas Biddhumas Polda Metro Jaya Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo menegaskan, polisi tidak serta-merta menghentikan perkara sebelum memastikan perdamaian benar-benar terjadi.

Baca Juga :  Debt Collector Tikam Advokat di Kelapa Dua, Pelaku Diciduk Saat Kabur ke Semarang

“Penyidik akan memastikan apakah pencabutan laporan sah dan perdamaian benar dilakukan. Itu syarat wajib sebelum gelar perkara restorative justice,” tegas Andaru, Senin (19/1/2026).

Sementara itu, keterangan Insanul Fahmi akan menjadi penentu nasib perkara. Jika syarat formil terpenuhi, penyidik akan menggelar perkara untuk memutuskan penghentian penanganan kasus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Wardatina Mawa mendatangi Polda Metro Jaya pada 4 Desember 2025 bersama tim kuasa hukum.

Baca Juga :  Gelar Perkara Senin 15 Desember, Roy Suryo Cs Siap Bongkar Bukti Kasus Ijazah Jokowi

Ia menjalani pemeriksaan sebagai pelapor dalam kasus dugaan perzinaan yang menyeret suaminya dan Inara Rusli.

Kuasa hukum Wardatina menyebut kliennya telah menjawab 26 pertanyaan penyidik selama hampir empat jam pemeriksaan. Polisi juga mengamankan bukti elektronik, termasuk rekaman CCTV dan percakapan digital.

Usai pemeriksaan, Wardatina mengaku lega dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

Kini, sorotan publik tertuju pada pemeriksaan Insanul Fahmi. Hasilnya akan menentukan apakah perkara berakhir damai atau berlanjut ke proses hukum yang lebih panjang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB