Ibu Diterkam Buaya di Waduk Persemaian Tarakan, Polisi Sigap Selamatkan Korban

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polres Tarakan mengevakuasi korban serangan buaya di Waduk Persemaian. (Posnews/Ist)

Personel Polres Tarakan mengevakuasi korban serangan buaya di Waduk Persemaian. (Posnews/Ist)

TARAKAN, POSNEWS.CO.ID – Waduk persemaian tarakan heboh. Buaya 3 meter serang seorang Ibu paruh baya. Polisi yang tak jauh dari lokasi  langsung bertindak dan menyelamatkan korban dari terkaman.

Peristiwa terjadi pada Senin (19/1/2026) pukul 15.15 Wita. Saat itu korban sedang mencari rumput untuk pakan ternak sapi di Waduk Persemaian, Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Buaya Serang Secara Tiba-Tiba

Buaya yang menyerang diperkirakan panjang sekitar 3 meter dengan lebar badan 40 sentimeter. Korban diterkam secara tiba-tiba ketika berada di pinggir waduk.

Baca Juga :  80 Kg Sabu dan 50 Ribu Pil Ekstasi Disita di Asahan, Polrestabes Medan Ringkus 2 Kurir

Personel Bagian SDM Polres Tarakan, yang saat itu melakukan pembinaan fisik (binsik) untuk Calon Siswa Polri, sigap mendengar teriakan korban dan langsung menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.

Evakuasi dan Penanganan Medis

Setelah berhasil dilepaskan dari cengkeraman buaya, korban langsung dievakuasi ke RSUKT menggunakan kendaraan dinas polisi untuk mendapat perawatan medis.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta 17 Februari 2026, Siang Hujan Sedang - Jabodetabek Waspada

Akibat serangan, korban mengalami patah tulang di bagian betis kaki kanan dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak berwenang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan yang menjadi habitat buaya, agar kejadian serupa tidak terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB