Buntut Penembakan Alex Pretti: Kepala Border Patrol Diusir

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasi

Narasi "teroris domestik" menjadi bumerang. Gedung Putih tarik mundur Gregory Bovino dari garis depan Minneapolis dan menunjuk Tom Homan untuk ambil alih kendali operasi. Dok: (AP Photo/Adam Gray)

MINNEAPOLIS/WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Gedung Putih bergerak cepat melakukan pengendalian kerusakan (damage control) di Minneapolis. Laporan media lokal pada hari Senin (26/1) memastikan bahwa Kepala Patroli Perbatasan AS, Gregory Bovino, beserta sejumlah agennya akan meninggalkan kota tersebut pada hari Selasa.

Kepergian mendadak ini terjadi di tengah badai kritik pasca-penembakan fatal terhadap Alex Pretti, seorang warga negara AS, oleh agen federal pada akhir pekan lalu.

Langkah ini menandai pergeseran strategi yang signifikan. Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Senin bahwa ia mengirim Tom Homan, yang dikenal sebagai “Tsar Perbatasan” Gedung Putih, ke Minnesota. Homan akan mengambil alih komando operasi Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) secara langsung di lapangan.

Frustrasi Akibat Narasi “Pembantaian”

Sumber CNN mengungkapkan bahwa pejabat administrasi merasa “sangat frustrasi” selama akhir pekan. Mereka kecewa dengan cara Bovino dan Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem menangani dampak penembakan tersebut.

Baca Juga :  Trump Ancam Tarif 50% bagi Negara Pemasok Senjata ke Iran

Bovino, yang sebelumnya menjadi wajah operasi penegakan imigrasi Trump di Minnesota, justru memperkeruh suasana. Ia mengklaim tanpa bukti kuat bahwa Pretti bermaksud melakukan “pembantaian” (massacre) terhadap agen federal.

Situasi makin runyam ketika Sekretaris Noem melabeli Pretti sebagai “teroris domestik”. Noem menuduh Pretti mengacungkan senjata api miliknya yang legal. Namun, bukti video yang beredar tidak mendukung klaim agresif tersebut, sehingga memicu kemarahan publik dan rasa malu bagi pemerintah pusat.

Pergeseran Komando

Fox News mengutip berbagai sumber federal yang menyatakan bahwa Bovino dan sejumlah agen Patroli Perbatasan yang tidak disebutkan jumlahnya akan meninggalkan negara bagian itu secepatnya.

Baca Juga :  Buka Suara Soal Kisruh PBNU, Gus Yahya: “Kami Tetap Hadir untuk Umat”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mencoba menengahi situasi pada hari Senin. Ia menegaskan bahwa Bovino “akan sangat terus memimpin Bea Cukai dan Patroli Perbatasan di seluruh negeri.”

Namun, untuk urusan panas di Minneapolis, wewenang kini berpindah tangan.

“Homan akan menjadi titik kontak utama di lapangan di Minneapolis untuk menindaklanjuti,” tegas Leavitt.

Kedatangan Tom Homan, sosok veteran garis keras dalam isu imigrasi, menandakan bahwa meskipun Washington menarik personel yang “bermasalah” secara PR, mereka tidak mengendurkan cengkeraman penegakan hukum di wilayah yang kini menjadi titik api konflik sipil tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB