Kerusuhan Pekerja Tambang Nikel Kolaka, Dua TKA China Diamankan Polisi

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bentrok di Tambang Nikel Sultra, Polisi Pastikan Situasi Kondusif. (Posnews/Ist)

Bentrok di Tambang Nikel Sultra, Polisi Pastikan Situasi Kondusif. (Posnews/Ist)

KOLAKA, POSNEWS.CO.ID – Bentrok hebat pecah antara pekerja lokal dan tenaga kerja asing (TKA) asal China di PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu (28/1/2026) siang.

Insiden ini memicu kerusuhan di area tambang nikel yang tengah beroperasi.

Polisi langsung bergerak cepat mengamankan dua TKA China untuk pemeriksaan. Sementara itu, pekerja lokal yang terluka dibawa ke rumah sakit setempat.

Video bentrok yang beredar viral di media sosial memperlihatkan seorang pekerja lokal mengalami luka di punggung, sedangkan beberapa rekan lainnya terlihat mengeroyok seorang pria yang diduga TKA China.

Baca Juga :  Kejagung Geledah Kantor Kemenhut, Kasus Korupsi Tambang Konawe Utara Kembali Disorot

β€œWNA China sudah diamankan di kantor perusahaan. Korban luka sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar seorang saksi mata dalam video yang beredar.

Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha memastikan situasi di kawasan IPIP sudah terkendali. Namun aparat masih berjaga ketat untuk mengantisipasi bentrok susulan.

β€œAda dua TKA China yang kami amankan untuk diperiksa lebih lanjut. Saat ini situasi kondusif, tapi petugas tetap siaga di lapangan,” kata Yudha, Rabu (28/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bentrokan ini terjadi di area proyek yang merupakan salah satu lokasi tambang nikel terbesar di Sultra, yang mempekerjakan ratusan tenaga kerja lokal dan puluhan TKA asing.

Baca Juga :  Konflik Iran-Israel Lumpuhkan Penerbangan Global di Timur Tengah

Polisi masih mendalami penyebab bentrok dan faktor pemicunya, termasuk potensi perselisihan internal dan ketegangan kerja.

Pihak perusahaan IPIP menyatakan akan menggelar mediasi antara pekerja lokal dan TKA untuk mencegah konflik berulang.

Selain itu, manajemen menekankan protokol keamanan ketat untuk memastikan keselamatan seluruh pekerja.

Kapolres menekankan, keamanan pekerja dan kelancaran operasi tambang harus dijaga.

Aparat dan manajemen perusahaan bekerja sama untuk memastikan ketertiban, mencegah perkelahian, dan menindak pelaku jika ditemukan pelanggaran hukum. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malam Takbiran 2026 di Depok Tanpa Takbir Keliling, Ini Imbauan Wali Kota
Bareskrim Bongkar Tambang Nikel Ilegal di Konawe Utara, 2 Bos Perusahaan Jadi Tersangka
Polri Gelar Mudik Balik Gratis Presisi 2026, Wujudkan Arus Balik Lebaran Aman dan Lancar
Macet 32 Km Menuju Pelabuhan Gilimanuk, 17 Pemudik Tumbang Kepanasan Saat Antre Kapal
Modus Toko Pulsa dan Sembako Terbongkar, Polisi Sita Ribuan Obat Daftar G
Cuaca Jabodetabek & Kota Besar Hari Ini: Hujan Ringan – Lebat, Waspada Angin Kencang
Maling Spesialis Alfamart Ngamuk di Tanjung Priok, Todong Sajam Saat Kepergok Warga
Polda Jabar Razia Truk Sumbu Tiga di Sumedang, 85 Kendaraan Melanggar Terjaring

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 14:26 WIB

Malam Takbiran 2026 di Depok Tanpa Takbir Keliling, Ini Imbauan Wali Kota

Senin, 16 Maret 2026 - 14:05 WIB

Bareskrim Bongkar Tambang Nikel Ilegal di Konawe Utara, 2 Bos Perusahaan Jadi Tersangka

Senin, 16 Maret 2026 - 10:44 WIB

Polri Gelar Mudik Balik Gratis Presisi 2026, Wujudkan Arus Balik Lebaran Aman dan Lancar

Senin, 16 Maret 2026 - 10:25 WIB

Macet 32 Km Menuju Pelabuhan Gilimanuk, 17 Pemudik Tumbang Kepanasan Saat Antre Kapal

Senin, 16 Maret 2026 - 09:42 WIB

Modus Toko Pulsa dan Sembako Terbongkar, Polisi Sita Ribuan Obat Daftar G

Berita Terbaru