Pembobolan Minimarket Sukmajaya, 2 Mesin ATM Rusak dan Pelaku Masih Diburu Polisi

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Polsek Sukmajaya melakukan olah TKP dan pemeriksaan CCTV di lokasi pembobolan minimarket Jalan Studio Alam, Depok, sementara dua mesin ATM rusak akibat aksi pencurian. (Posnews/Ist)

Polisi Polsek Sukmajaya melakukan olah TKP dan pemeriksaan CCTV di lokasi pembobolan minimarket Jalan Studio Alam, Depok, sementara dua mesin ATM rusak akibat aksi pencurian. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Aksi pembobolan terjadi di Indomaret Jalan Studio Alam, Sukmajaya, Kota Depok, Rabu (28/1/2026) pukul 05.47 WIB.

Pelaku diduga masuk dengan menjebol plafon dan atap minimarket, lalu merusak fasilitas di dalam toko.

Polisi Polsek Sukmajaya langsung turun ke lokasi. AKP Made Budi, Kasi Humas Polres Metro Depok, memastikan petugas telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan memeriksa CCTV untuk mengungkap pelaku.

“Diduga pelaku masuk dengan menjebol plafon Indomaret dan merusak dua mesin ATM di dalam toko,” ujar Made.

Baca Juga :  Oknum TNI AL Terlibat Penganiayaan Maut di Depok, Serda M Diamankan Polisi Militer

Kronologi Pembobolan

Pelaku pertama kali diketahui saat pegawai hendak membuka toko. Rolling door dan pintu kaca dibuka, meja kasir sudah berantakan. Lampu dinyalakan, plafon dekat ATM jebol.

Pengecekan menunjukkan:

  • Dua mesin ATM rusak parah
  • Plafon gudang jebol, kartu setor Mandiri di brankas hilang
  • Tangga di plafon diduga digunakan pelaku untuk masuk
  • Sensor alarm minimarket dirusak, sehingga tidak berfungsi

Saksi sempat memeriksa ruang DVR CCTV, tapi pintu ruang DVR sudah terbuka, diduga untuk menghilangkan jejak rekaman.

Baca Juga :  Sakit Hati Dituduh Mencuri, Karyawan Tega Habisi Bos di Bogor

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan Polisi

Setelah laporan diterima, Polsek Sukmajaya langsung mengamankan lokasi. Petugas menelusuri jejak pelaku, memeriksa CCTV, dan mengumpulkan barang bukti.

Hingga Rabu siang, belum diketahui total kerugian akibat pencurian.

“Kerugian masih dalam pendataan. Petugas terus menyelidiki untuk menangkap pelaku,” tegas AKP Made.

Polisi memastikan penindakan tegas akan dilakukan, termasuk jika ditemukan bukti perusakan dan pencurian ATM.

Aparat juga meningkatkan patroli di kawasan minimarket rawan kejahatan untuk mencegah kejadian serupa.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB